103 WN China dan 11 WNI Ditangkap Polisi Terkait Kasus Kejahatan Siber

49904JurnalPatroliNews BADUNG – Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Bali dan Counter Transnational and Organized Crime (CTOC) Polda Bali menangkap 103 warga Tiongkok dari tiga lokasi berbeda di Badung dan Denpasar, Bali. WNA ini diamankan karena terlibat kasus cyber frauds atau tindak pidana kejahatan internet.

Dari penangkapan ini, 49 orang diamankan di sebuah rumah di Jalan Perumahan Mutiara nomor 1 Abianbase, Mengwi, Kabupaten Badung. Mereka terdiri dari 44 WNA, 7 perempuan dan 37 laki-laki serta 5 WNI, 2 perempuan dan 3 laki-laki.

“Pengungkapan ini merupakan yang kedelapan sejak pertengahan 2017. Kita dapat mengungkap 114 orang, 103 (WN) China dan 11 lainnya orang Indonesia,” kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Bali Kombes Anom Wibowo di lokasi penggrebekan, Selasa (1/5).

Para tersangka ditangkap di tiga lokasi berbeda di bilangan Denpasar, Bali pada Senin pukul 17.30 Wita kemarin. Dalam operasi itu, polisi mengamankan sejumlah berang bukti meliputi 51 unit telepon, 5 unit laptop, 82 buah paspor, 53 unit ponsel, 18 unit router, 2 unit printer, dan 27 unit HUB.

Ia menjelaskan, para pelaku telah melakukan penipuan. Korbannya adalah warga negara China lainnya.

“Mereka telah menipu warga China sendiri. Dengan cara ditelepon dari sini dan mereka membujuk korban sehingga para korban ini mentransfer uang kepada para pelaku,” paparnya.

Anom menjelaskan, dalam menjalankan aksinya melakukan penipuan, pelaku memiliki modus mengaku sebagai keluarga korban. Selain itu, pelaku juga mengaku sebagai aparat hukum dari China.

“Sehingga para korban ini merasa terancam. Tidak hanya itu, mereka juga mengaku dari rumah sakit dan mengatakan keluarga korban mengalami kecelakaan,”terangnya. (dai)

LEAVE A REPLY