Nilai Perdagangan Nonmigas RI dan China 50 Miliar Dolar AS

Jakarta-JP : Nilai perdagangan nonmigas antara Republik Indonesia dan China pada tahun 2011 ini diperkirakan dapat menembus angka 50 miliar dolar AS.

“Nilai perdagangan tahun ini mungkin bisa menembus 50 miliar dolar AS,” kata juru bicara Kedutaan Besar China di Indonesia, Xu Qi Yi, dalam konferensi pers tentang pergelaran Pameran Produk Permesinan dan Elektronik China di Jakarta, Jumat (13/5).

Ia mengemukakan, jumlah tersebut melebihi nilai perdagangan Indonesia-China pada 2010 yang mencapai 42,75 miliar dolar AS.

Xu Qi Yi juga menuturkan, China merupakan salah satu mitra perdagangan nonmigas dengan Indonesia yang terindikasi antara lain dari nilai perdagangan kedua negara yang telah mencapai 12,5 miliar dolar AS pada triwulan pertama tahun ini.

Dalam hal infrastruktur, ujar dia, investasi China di bidang tersebut juga tinggi, yaitu sebesar 6,29 miliar dolar AS pada 2010 atau meningkat 31,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

“Ribuan perusahaan China mencari-cari peluang untuk berinvestasi di Indonesia,” ujarnya.

Menurut dia, penyaluran kredit lunak terbanyak untuk investasi infrastruktur di ASEAN yang terbanyak adalah untuk Indonesia.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik mencatat defisit neraca perdagangan nonmigas Indonesia dan China selama tahun 2010 mencapai 5,6 miliar dolar AS atau yang paling besar dibanding defisit perdagangan nonmigas dengan negara mitra dagang yang lain.

Data sementara BPS menunjukkan, nilai ekspor nonmigas Indonesia ke China selama Januari-Desember 2010 sebanyak 14,07 miliar dolar AS.

Produk ekspor nonmigas Indonesia ke China utamanya terdiri atas bahan bakar mineral (batubara), lemak dan minyak hewan/nabati, karet dan barang karet, bijih, kerak dan abu logam, bahan kimia organik, bubur kayu, kayu dan barang dari kayu, tembaga, serta mesin/peralatan listrik.

Sedangkan nilai impor produk nonmigas Indonesia dari China selama Januari-Desember 2010 tercatat 19,68 miliar dolar AS.

Barang-barang yang diimpor dari China utamanya meliputi mesin/peralatan listrik, mesin/pesawat mekanik, besi dan baja, bahan kimia organik, kapas, plastik dan barang plastik, buah-buahan serta kendaraan dan bagiannya.

LEAVE A REPLY