|

KPK Didesak Periksa Bupati Sumut Simalungun JR Saragih

Jakarta-JP : Juru Bicara KPK Johan Budi menepis segala tudingan tebang pilih dalam penanganan kasus korupsi.

Menanggapi desakan penangkapan Bupati Simalungun JR Saragih,  KPK sedang mengumpulkan informasi tentang laporan kasus korupsi di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara .

Menurut ia, laporan kasus dugaan korupsi yang melibatkan Bupati  telah diterima bagian Pengaduan Masyarakat KPK. Untuk memulai penyelidikan, KPK perlu mengumpulkan informasi dan keterangan yang valid terlebih dahulu, Kamis (13/10).

Bupati Simalungun JR Saragih dilaporkan ke KPK atas dugaan penyalahgunaan dana intensif guru honorer sebanyak Rp1,2 miliar. Akibat penggelapan dana tersebut, para guru non PNS di Simalungun tidak menerima honornya dari bulan Juli hingga Desember 2010.

Short URL: http://jurnalpatrolinews.com/?p=12002

Posted by on Oct 13 2011. Filed under HEADLINE, Korupsi. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Facebook Like Box



Garda Tipikor Indonesia

Adsense Indonesia

Majalah Jurnal Patroli

Promix Herbal

Recently Commented

  • zubaedi: Pak polisi..rutr cikijing-panawangan-rancah hingga banjar ada patroli rutin tidak pak..di siang hari juga sy...
  • Reni: info terakhir yang sy terima, pelaku sudah ditangkap tapi sudah dibebaskan dengan uang jaminan, begitulah hukum...
  • Roos: Setuju mba Arylla, saya juga kena 15,6 juta di booth GLC Cibubur junction, hubungi saya di 0877 8800 1991
  • Roos: Saya juga korban booth GLC Cibubur Junction, sudah bayar 15,6 juta, kaget juga tenyata keinginan u les berdua...
  • M. Hani abdillah: Sama saya juga kena di penvil. Saya bayarin ketiga anak saya eh baru 2 bulan tutup karena masalah...
  • atha: Saya korban booth GLC di cibubur junction. Bukti pembayaran masih ada. Masih mungkin gak sih uakitpembayaran...
  • mama Vinna: saya daftar di Tangcity untuk 2 orang 9,6 jt les selama 1 th. Tempat les nya aja lom di datengin di Mall...
  • Dian: jangan Buuu… banyak musuhnya. kebanyakan pejabat & orang kuat lainnya yg menghalalkan segala cara....