Polri Larang Pemudik Pake Motor Modifikasi

Jakarta JP – Masyarakat dilarang mudik dengan motor yang dimodifikasi untuk ditumpangi lebih dari dua orang. Hal ini disampaikan untuk menegaskan larangan mudik dengan sepeda motor lebih dari dua orang.

“Polri melarang motor berpenumpang lebih dari dua orang, itu berbahaya,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat, Komisaris Besar Boy Rafli.

Boy menyatakan, Polri melarang motor modifikasi karena peruntukan dan spesifikasi kendaraan telah berubah dari surat resmi. Selain itu, menurut dia, polisi sangat menekankan segi keamanan dan kenyamanan untuk pelaksanaan mudik lebaran tahun ini.

Sebagai alternatif, Boy menyatakan masyarakat hendaknya mengikuti tawaran dari Kementerian Perhubungan dan Jasa Raharja yang meminjam kapal laut TNI AL untuk sarana angkutan mudik. Menurut dia, kapal itu disediakan untuk mengangkut pemudik yang hendak pulang kampung membawa kendaraan, khususnya sepeda motor.

“Bisa juga dengan kereta api, karena Kemenhub akan menambah gerbong untuk motor,” kata Boy.

Jumlah masyarakat yang melaksanakan mudik dengan sepeda motor diperkirakan tetap naik hingga 6,16 persen. Jumlah pemudik dengan sepeda motor tahun ini diperkirakan mencapai 2,51 juta pengendara atau meningkat 6,16 persen dari total tahun 2011 sebanyak 2,36 juta pengendara.

Hal serupa juga terjadi pada jumlah pemudik dengan mobil pribadi yang diperkirakan mencapai 1,605 juta pengendara, meningkat sebesar 5,6 persen dari total pengendara tahun lalu sebanyak 1,52 juta orang.

Hal ini tetap terjadi meski jumlah kecelakaan pada masa puasa dan lebaran 2011 juga meningkat hingga 71,36 persen. Jumlah kecelakaan sepeda motor masa puasa dan lebaran 2011 mencapai 4.482 peristiwa atau meningkat hingga 71,36 persen dari tahun sebelumnya. Sedangkan, kecelakaan dengan mobil pribadi sebanyak 855 peristiwa atau meningkat 13,7 persen.

“Perlu dipertimbangkan, jumlah pemudik sepeda motor akan meningkat, demikian juga resikonya dan bahayanya meningkat,” kata Boy (ips/tmp)

LEAVE A REPLY