|

Kapolri “Pengganti Kapolri Memiliki Tanggung Jawab Besar Amankan Pemilu 2014″

Kapolri-Jendral-Timur-Pradopo1Jurnalpatrolinews-Jakarta: Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Polisi Timur Pradopo akan memprioritaskan jenderal bintang tiga untuk menggantikan posisinya menjadi orang nomor satu di korps Bhayangkari.

Usai upacara serah terima jabatan Inspektur Pengawasan Umum Mabes Polri dan Kepala Bagian Intelijen Keamanan di Rupatama Mabes Polri, Senin (15/4), Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo angkat bicara soal calon pengganti dirinya.

Menurutnya, Kapolri pengganti dirinya memiliki tanggung jawab besar untuk mengamankan pemilu 2014. Namun, Kapolri tidak mensyaratkan calon Kapolri harus memiliki latar belakang intelijen yang dibutuhkan untuk pengamanan pemilu 2014.

Dua jenderal bintang tiga yang disebut-sebut masuk bursa calon Kapolri, yakni Kepala Badan Reserse Kriminal Komisaris Jenderal Polisi Sutarman dan Kepala Lembaga Pendidikan Polri Komjen Polisi Budi Gunawan.

Short URL: http://jurnalpatrolinews.com/?p=40574

Posted by on Apr 15 2013. Filed under HEADLINE, Nasional. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Iklan

Recently Commented

  • IBU, ATY: Kami sekeluarga ingin megucapkang banyak terimah kasih kepada MBAH RIJI karna angka yang MBAH,berikan...
  • Lembaga Study Kebijakan Publik (eLSKaP): Wah ! Rupa2nya nelayan di kawasan perbatasan dipersenjatai.
  • Cara mengatasi ketombe: Salam Kenal dari kami, senang bisa mengunjungi situs anda
  • Sunaryo: Setelah Sekian Lama Saya Mengenal Dunia Permainan Togel.Baru Kali ini Saya Brhasil Tembus Empat Angka...
  • Aini: Mahal sangat harga tiket asingnya!. Pernah melawat banyak negara di dunia tapi tak seperti cara Indonesia...
  • Cara mengatasi ketombe: Makasih banyak atas informasi yang diberikan. Sukses terus yah.
  • wandi juda ranggi: Salaam Pak/Mbak, Apa bisa nolong saya untuk mendapakan email address kantor klenteng Sam poo Kong...
  • Rumah kayu: Sudah seharusnya TNI bersikap profesional seperti kata Jenderal TNI Dr. Moeldoko. Jangan terpengaruh...