|

Pekat “Saatnya Koruptor Dihukum Mati”

Pembela Kesatuan Tanah Air (Pekat)JAKARTA-JP :  Pembela Kesatuan Tanah Air (Pekat) mendesak para koruptor agar dihukum  mati. Pekat meminta Mahkamah Konstitusi (MK) agar menguji kembali Undang-Undang (UU) yang mengatur sanksi kepada koruptor.

MK diharapkan bisa memasukkan pasal yang bisa menghukum mati koruptor. “Korupsi membuat miskin masyarakat Indonesia,” kata Ketua Pekat Ridwan Hayoto di Jakarta, Senin (20/5) malam.

Ia mengatakan, sekarang ini koruptor semakin marak dan merajalela karena hukuman yang dijatuhkan ringan. Akibatnya, tidak ada efek jera dengan koruptor.

Selalu muncul koruptor baru. Atas dasar itu, pihaknya meminta agar menjatuhkan hukuman yang lebih berat lagi yaitu dengan hukum mati.

 “Tindakan mereka mencuri uang negara sangat keterlaluan. Apalagi masih banyak rakyat yang hidup dibawah garis kemiskinan. Mereka sudah pantas dihukum mati,” tegasnya.

Pada Senin pagi, ratusan anggota Pekat berunjukrasa di gedung MK. Mereka menuntut para koruptor dihukum seberat-beratnya agar tidak melahirkan generasi koruptor baru.

Sebelum ke MK, mereka juga unjukrasa di gedung Kejaksaan Agung. Mereka berjanji akan rutin melakukan aksi hingga korupsi di negeri ini bisa diberantas dan hukum mati dapat ditegakkan.

“Aksi yang kami lakukan merupakan dukungan kepada penegak hukum, termasuk MK agar menghukum koruptor, “ ujar Ridwan.

(R-14/koranindonesia.com)

Short URL: http://jurnalpatrolinews.com/?p=42962

Posted by on May 21 2013. Filed under HEADLINE, Nasional. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Facebook Like Box



Garda Tipikor Indonesia

Majalah Jurnal Patroli

Promix Herbal

Recently Commented

  • susan: teman teman bagaimana kalo tgl 14 mei ini kita janjian di GLC daan mogot buat minta pertanggung jawaban dari...
  • nd: Saya jg merasa kena tipu GLC, daftar Des 2014 di Cibubur Juction jadual les utk anak saya mulai Mei 2015 tapi...
  • inggrit: Kalau benar itu penipuan,, sekarang mereka lagi buka pendaftaran di tangcity mall,,, semoga ada jalan keluar...
  • Global Bahasa Cibubur: Ibu Novita..maaf..GLC dengan Global Bahasa Cibubur itu berbeda ya bu…GB Cibubur berjalan...
  • Reni: iya setuju banget, tlg infonya kalo mau ke daan mogot n kumpul. masih gak terima duit 5juta melayang gitu aja...
  • KHJHOI: Neta s Pane ntuh mo bela2 in BG ato…mo ngancurin KPK, dasar Pane bodong…
  • mira: kalo benar buka lagi di daan mogot baru, apa kita kumpul ramai2 disana dan kita minta pertanggung jawabannnya ?
  • Reni: kalo mau lapor, kita bareng2 biar kapok itu orang