|

Pengambilan BLSM Sudah Bisa Langsung Diambil di Kantor Pos

BLSM-JPJakarta-JP : Pengambilan uang Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) di Kantor Pos, Sabtu (22/6), tidak boleh diwakilkan.

“Kalau tidak ada alasan yang sangat mendesak, penerima harus datang sendiri dan tidak boleh diwakilkan,”. Jika terpaksa diwakilkan, orang yang ditunjuk harus membawa surat kuasa dan dilengkapi rekomendasi dari kelurahan.

Dijelaskan untuk pengambilan uang BLSM itu selain harus menunjukkan Kartu Perlindungan Sosial (KPS) juga dilampiri kartu identitas diri yang masih berlaku berupa KTP atau SIM.

Bantuan Langsung Sementara Masyarakat akan disalurkan mulai Sabtu (22/6) pukul 8 sampai 9 pagi. Masyarakat diharapkan mengambil pada kantor pos atau lokasi komunitas yang sudah ditetapkan sesuai sosialisasi ketika pengambilan kartu.

Demikian penjelasan Direktur Utama PT Pos I Ketut Mardjana ketika ditemui wartawan kemarin. Ia mengatakan, setiap kantor pos dan lokasi komunitas sudah disiapkan dan masyarakat sudah diberi keterangan mengenai kapan waktu mengambil. “Jadi tidak sekaligus mereka datang. Untuk menghindari itu, maka jadwal kita atur,” .

Jika ada penerima BLSM yang tidak bisa datang Sabtu, ia dapat datang di hari berikutnya. Pengambilan juga bisa diwakilkan asal membawa surat kuasa, Kartu Perlindungan Sosial, KTP, dan kartu keluarga, atau surat keterangan domisili.

KPS sudah dilengkapi barcode sehingga tidak memungkinkan untuk menarik BLSM dua kali. Barcode akan di-scan, kemudian masuk ke server PT Pos.

Sampai saat ini, jumlah kartu yang sudah didistribusikan baru mencapai 5 juta di lebih dari 15 kota. Namun, pada akhir bulan ini seluruh kartu dijadwalkan untuk selesai dibagikan.

Menko Kesra Agung Laksono menjelasan, termin kedua pengambilan BLSM adalah pada September. Besarnya sama, Rp 300.000 untuk jatah dua bulan. “Kalau tidak bisa diambil, BLSM ini berlaku sampai 2 Desember 2013,” katanya.

Pembagian dilakukan bertahap, kata Agung, demi keamanan. “Belajar dari tahun-tahun yang lalu supaya jangan sampai terlalu ramai. Dari segi keamanan juga akan sangat riskan,” katanya.

Adapun bantuan lain, misalnya raskin dan PKH, kata Agung, bisa diambil pada pekan berikutnya.

Short URL: http://jurnalpatrolinews.com/?p=44945

Posted by on Jun 22 2013. Filed under HEADLINE, Nasional. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Iklan

Recently Commented

  • Lembaga Study Kebijakan Publik (eLSKaP): Wah ! Rupa2nya nelayan di kawasan perbatasan dipersenjatai.
  • Cara mengatasi ketombe: Salam Kenal dari kami, senang bisa mengunjungi situs anda
  • Sunaryo: Setelah Sekian Lama Saya Mengenal Dunia Permainan Togel.Baru Kali ini Saya Brhasil Tembus Empat Angka...
  • Aini: Mahal sangat harga tiket asingnya!. Pernah melawat banyak negara di dunia tapi tak seperti cara Indonesia...
  • Cara mengatasi ketombe: Makasih banyak atas informasi yang diberikan. Sukses terus yah.
  • wandi juda ranggi: Salaam Pak/Mbak, Apa bisa nolong saya untuk mendapakan email address kantor klenteng Sam poo Kong...
  • Rumah kayu: Sudah seharusnya TNI bersikap profesional seperti kata Jenderal TNI Dr. Moeldoko. Jangan terpengaruh...
  • Rumah kayu: Yaa memang kalau bisa sebaiknya dilelang saja supaya yang menjabat itu benar-benar orang yang profesional...