Redaksi Jurnal Patrolinews dan Garda Tipikor Indonesia mendatangi lantai 6 Gedung Kementerian Pertahanan RI, Direktorat Potensi Pertahanan

Kunjungan Redaksi Jurnal Patroli dan DPP Garda Tipikor Indonesia ke Bp. Laksma TNI Muhammad Faisal ,SE, MM, Direktur Bela Negara Ditjen Pothan Kemhan RI , Di Jakaerta (FOTO Ist)
Kunjungan Redaksi Jurnal Patroli dan DPP Garda Tipikor Indonesia ke Bp. Laksma TNI Muhammad Faisal ,SE, MM, Direktur Bela Negara Ditjen Pothan Kemhan RI , Di Jakaerta (Foto Ist)

 Jakarta-Jurnalpatrolinews- Kedatangan Redaksi JP dan Dewan  Pimpinan Pusat  Garda Tipikor Indonesia (GTI) ini bermaksud untuk bersilaturahmi sekaligus membahas rencana kegiatan peran serta dalam program Bela Negara Kemhan RI. Rencana ini disambut baik oleh pihak Kemhan RI yang diwakili oleh Laksma TNI Muhammad Faisal ,SE, MM selaku Direktur Bela Negara didampingi oleh Kolonel Kav. TNI AD Iman R, dan Ruly Rahadian.

Perbincangan awal dibuka dengan penjelasan Bela Negara dalam konteks keterlibatan semua anggota masyarakat Indonesia dalam peran sertanya melakukan Bela Negara. Mulai dari hal yang paling sederhana dalam kehidupan sehari-hari, jika dilakukan dengan baik dan benar sesuai dengan aturan serta tidak melakukan pelanggaran hukum saja, berarti sudah melakukan Bela Negara. Demikian papar Laksma TNI Faisal yang akrab dipanggil Kak Faisal ini.

Seorang nelayan yang bekerja dengan baik dalam menangkap ikan tanpa menggunakan bahan peledak yang merusak terumbu karangpun sudah melakukan bela negara pungkas Kak Faisal dalam menjelaskan keterlibatan Bela Negara di dalam kegiatan masyarakat sehari-hari.

Kemudian dalam kegiatan kongkritnya, salah satu yang dilakukan oleh Direktorat Potensi Pertahanan Kemhan dalam mendiseminasikan Bela Negara secara langsung adalah membuat kerjasama dengan komunitas-komunitas yang berpotensi sebagai kader Bela Negara, seperti yang baru dilakukan adalah penjajakan kerjasama dengan Bandung Karate Club (BKC) dengan memasang emblem logo Bela Negara dan mengampanyekan Bela Negara dalam setiap kegiatan latihan dan pertandingan maupun ujian di lingkungan BKC dan dalam event lainnya.

Dengan MOU yang sedang disusun ini, sekitar 400 anggota BKC akan diberi pengarahan dan wawasan Bela Negara oleh Kemhan, serta otomatis menjadi Kader Bela Negara dan Komponen Pendukung. Rencana ini kelak akan diterapkan dalam komunitas-komunitas lainnya juga. Begitu pula dalam kesempatan ini, Garda Tipikor Indonesia yang berencana akan mengadakan Deklarasi Bela Negara disambut baik dan didukung secara penuh oleh Kemhan, yang rencanamya akan diselenggarakan di Kabupaten Karawang. Anggota Ormas GTI ini juga akan menjadi binaan Kemhan yang akan diberi sertifikat Bela Negara dan dijadikan Kader Bela Negara setelah mendapat wawasan Bela Negara dari Kemhan kelak.

Pembicaraan yang akrab dan menyenangkan berlangsung cukup lama, hingga pembahasan masalah sosialisai di daerah-daerah perbatasan seperti di Kalimantan bagian utara yang berbatasan dengan Malaysia dengan segudang permasalahannya, namun semua bisa diselesaikan dengan baik melalui program-program Bela Negara yang justru melibatkan pihak negara tetangga yang harus kita rangkul dengan simpatik, jangan lagi sampai terjadi saling manas memanasi, senggol senggolan kapal perang dan lain sebagainya.

Dalam kesempatan yang sama  Kolonel Kav.TNI AD Iman R juga menjelaskan bagaimana kondisi di lapangan yang sebenarnya, yang tentu saja bagi masyarakat awan amat melegakan, karena di sepanjang batas patok perbatasan di sana, anggota TNI yang terdidik dan terlatih siap menjaga kedaulatan NKRI secara damai, santun dan elegan, sehingga selalu mampu meminimalisir potensi konflik yang ada.

Selanjutnya  pertemuan ini ditutup dengan penjelasan Ruly Rahadian mengenai rencana program Bela Negara ke depan khususnya yang berkaitan dengan strategi sosialisasi Bela Negara, sekaligus mengajak Jurnal Patroli News untuk menjadi mitra Kemhan dalam sosialisai Bela Negara, khususnya melalui media sosial dan majalah yang dimiliki Jurnal Patroli agar masyarakat Indonesia khususnya generasi mudanya semakin sadar bahwa negara dan bangsa ini harus selalu dijaga dan dipertahankan eksistensinya melalui spirit Bela Negara.(*)

LEAVE A REPLY