Nazaruddin “Akan Kembali Akan di Sidang”

Nazaruddin "Akan Kembali Akan di Sidang"  Jakarta-JP :  Terpidana perkara korupsi pembangunan wisma atlet Nazaruddin siap untuk diadili lagi dalam perkara tindak pidana pencucian uang (TPPU) pembelian saham PT Garuda, yang sejak ditersangkakan pada 13 Februari 2012 perkaranya tak kunjung tuntas.

“Kalau kami menunggu proses sidang saja, untuk pembuktian di pengadilan,” kata penasehat hukum Nazaruddin, Elza Syarief, kepada wartawan, di Jakarta, Jumat (8/5).

Elza mengaku tidak tahu tentang penyitaan ruko yang sertifikatnya atas nama Nazir Rahmat, di Jl Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Riau, Kamis (7/5), terkait penyidikan TPPU Nazaruddin. Dirinya juga mengaku tidak mengetahui apa saja aset-aset milik mantan Bendahara Umum Partai Demokrat itu yang telah disita KPK dalam rangka penyidikan TPPU.

Nazir Rahmat sudah 2 kali diperiksa KPK sebagai saksi dugaan pencucian Nazaruddin yang salah satunya digunakan untuk membeli saham PT Garuda Indonesia.

Nazaruddin diduga melakukan pencucian uang dengan membeli saham PT Garuda Indonesia dengan menggunakan uang hasil tindak pidana korupsi terkait pemenangan PT Duta Graha Indah sebagai pelaksana proyek Wisma Atlet SEA Games 2011, Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan.

Dugaan pencucian uang hasil proyek tersebut digunakan untuk membeli saham Garuda  Rp 300,85 miliar oleh Nazaruddin. Rincian saham itu terdiri dari Rp 300 miliar untuk Rp 400 juta lembar saham dan fee Rp 850 juta untuk Mandiri Sekuritas.

Atas dugaan itu, Nazaruddin dijerat dengan Pasal 12 huruf a atau b, subsider Pasal 5 Ayat (2), subsider Pasal 11 UU Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Selain itu, dia juga dijerat dengan Pasal 3 atau Pasal 4 juncto Pasal 6 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang TPPU.

LEAVE A REPLY