Rio Haryanto Masa Depan Indonesia

foto by. rioharyanto.com
foto by. rioharyanto.com

Oleh : Koentjoro Koesnoeljakin

Jakarta-JP: Beberapa hari lalu angin segar berhembus di dunia Olahraga Indonesia, Rio Haryanto, pemuda Indonesia mewakili Asia berlaga di Balapan Formula 1. Bukan main, sebelumnya hanya ada 13 Jepang, 1 Thailand, 2 India dan 1 Malaysia.

Dari 17 orang itu hanya 3 kali Asia menjadi Pemenang, Runner Up atau juara ke-3 sejak Balapan F-1 ini digulirkan. Hanya Takuma Sato yg paling tinggi, yaitu mendarat di no 8 di Klasemen akhir. Pada musim 2004 dan hanya sekali di Podium. Pembalap Thailand adalah pembalap pertama Asia yg muncul dimasa 1950-1955. Bukan mengkerdilkan ambisi Rio Haryanto dan meremehkan gelora bangsa Indonesia, tetapi membalap di F-1 itu amat sangat sulit.

Saya agak pesimis juga bila Rio dituntut agar Podium ditahun pertamanya ini. Saya berharap yang positif saja, bisa sampai finish saja selama 20 balapan setiap tahun saja sudah bagus. Apalagi kalau bisa melepaskan diri dari 5 nomer terakhir yg masuk finish serta tidak pernah terlibat didalam kecelakaan pertandingan. itu sudah luar biasa.

Ditahun berikutnya barulah kita bisa berharap banyak dari Rio. Ada yg mengganggu pikiran saya, yaitu biaya Rio utk membalap ini yang 15-16 juta Euro.Berapa itu kalau di Rupiahkan. Belum lagi mendapatkan jumlah itu amat dan sangat sulit. Ditambah belum ada pengalaman Rio di F-1,bukankah itu sia2 saja?

Sekali lagi tidak ingin saya menutup asa Rio dan nama bangsa Indonesia. Saya hanya berharap Pertamina dan APBN Indonesia, serta konglomerat indonesia tidak kecewa selama 2-3 tahun pertama. Yang membuat galau saya, kenapa uang sebegitu banyak tidak digelontorkan juga untuk Sepak Bola, Bulutangkis, Atletik, Angkat Besi, Tinju atau Bridge yg lebih mendunia?? Terutama lagi Sepakbola yang malah tenggelam dimata Dunia??

Lebih kasihan juga saya kepada Rio Haryanto. Insya allah Rio tidak terbebani dan tetap Semangat.

LEAVE A REPLY