Sidang Paripurna DPD Ricuh Sebelum Dibuka

Paripurna DPD Ricuh Sebelum DibukaJurnalpatrolinews.com-JPSaling dorong antar anggota DPD tak terhindarkan saat sidang paripurna pembahasan pergantian pimpinan yang digelar siang ini di ruang rapat paripurna, Kompleks DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (3/4/2017).

Saat itu, pimpinan sidang Farouk Muhammad akan membuka sidang, belum juga sidang dimulai, beberapa anggota sudah mulai maju menuju podium.

Mereka memprotes agenda sidang yang hendak membacakan putusan Mahkamah Agung Nomor 38 P/HUM/2016 yang mencabut Peraturan DPD soal pemangkasan jabatan.

Akibat saling dorong beberapa anggota terjatuh. Saling dorong terjadi di depan tempat pimpinan sidang.

Senator asal Jawa Timur Ahmad Nawardi bahkan langsung menaiki podium. Ia ngotot agar sidang tidak dilanjutkan. Sebab, merujuk pada Peraturan Nomor 1 Tahun 2016 tentang Tata Tertib DPD di mana masa jabatan pimpinan DPD adalah 2,5 tahun sehingga masa kepemimpinan pimpinan DPD saat ini sudah habis.

Para anggota DPD yang memilih duduk di kursi masing-masing berteriak-teriak di mikrofon. Mereka meminta agar para anggota DPD yang saling dorong untuk menghentikan aksinya karena hanya membuat malu DPD.

Di depan pimpinan sidang, terlihat dua orang anggota DPD saling tunjuk karena adu pendapat. Saking emosinya, kedua anggota tersebut juga terlibat saling dorong.

Sebelumnya diberitakan, salah satu anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Muhammad Afnan Hadikusumo melaporkan dua rekannya yang juga merupakan anggota DPD RI ke Polda Metro Jaya, Senin 3 April 2017 malam, atas tuduhan dugaan pengeroyokan.

Laporan itu sendiri sudah diterima dengan nomor: LP/1635/IV/2017/PMJ/Dit. Reskrimum tertanggal 3 April 2017. Dua terlapor diketahui bernama Benny Ramdhani dan Delis Julkarson Hehi.

Menurut Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono laporan tersebut diduga terkait kericuhan sejumlah anggota DPD ketika melangsungkan rapat paripurna di Gedung Nusantara V, Senin 3 April 2017 ini.

“Laporannya diterima dengan pasal 170 KUHP tentang Pengeroyokan. Laporannya sudah diterima,” katanya saat dikonfirmasi.

LEAVE A REPLY