Selamat Tinggal Pertamax Plus

Selamat Tinggal Pertamax PlusJakarta-JP : Teka-teki tidak ditemukan Pertamax Plus di stasiun pengisian bahan bakar (SPBU) area Jabodetabek terjawab sudah. Pertamina teryata sudah menghentikan penjualan bahan bakar dengan kandungan Research Octane Number (RON) 95 tersebut.

Pertamina memang sengaja tidak mengumumkan penghentian penjualan Pertamax Plus. Berhentinya penjualan Pertamax Plus digantikan dengan kehadiran Pertamax Turbo.

“Ini soal strategi dan persaingan. Kompetitor hadirkan bensin yang bagus, maka kita salib lagi dengan hadirkan bensin yang lebih bagus,” ujar Area Manager Communication & Relations Pertamina JBB, Yudi Nugraha, Rabu (5/4/2017) di Menteng Central Jakarta.

MOR III Pertamina yang membawahi distribusi area Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat sudah tidak memiliki stok Pertamax Plus sudah lama. Bahkan SPBU-SPBU yang dahulu menjual Pertamax Plus, sudah membongkar tangki penyimpanannya dan menggantinya dengan tempat tangki penyimpanan untuk Pertamax Turbo.

“Antara Pertamax Plus dengan Pertamax Turbo adalah dua produk yang berbeda. Pertamax Turbo memang ditujukan untuk mengganti Pertamax Plus,” tambah SER Jakarta Utara dan Barat Pertamina JBB, Hari Prasetyo, dikesempatan yang sama.

Pergantian Pertamax Plus dengan Pertamax Turbo juga dibilang berhasil. MOR III Pertamina mengklaim permintaan masyarakat akan Pertamax Turbo lebih tinggi dibandingkan permintaan Pertamax Plus.

“Harga tidak terlalu jauh antara Pertamax Plus dan Pertamax Turbo. Sedangkan kualitasnya jauh lebih baik Pertamax Turbo. Sedangkan jika dibandingkan dengan Pertamax Racing harganya jauh,” tambah Yudi.

Melihat daftar harga bahan bakar khusus (BBK) per 21 Maret 2017 area DKI Jakarta, Pertamax Turbo dibanderol Rp9.150. Sedangkan Pertamax Racing menyentuh harga RP42 ribu

“Perbedaan harga antara Pertamax Turbo dengan Pertamax Racing sangat jauh dimana tapi oktannya hanya terpaut 2 nilai. Maka dari itu permintaan dari masyarakat cukup banyak,” tambah Hari.

LEAVE A REPLY