Listibya Buleleng Pertajam Kriteria Penghargaan Seni Wija Kusuma

unnamed (1)Jurnalpatrolinews – Buleleng :  Dalam rangka peningkatan mutu kreatifitas dan pelestarian Seni Budaya daerah, khususnya Kabupaten Buleleng dan Provinsi Bali pada umumnya, maka Pemerintah Kabupaten Buleleng dipandang perlu untuk memberikan penghargaan, berupa penghargaan Wija Kusuma kepada para seniman, budayawan dan ilmuwan yang berhubungan dengan Senu Budaya Bali yang dijiwai oleh agama Hindu.
 
”Penghargaan Seni Wija Kusuma merupakan bentuk penghirmatan, sekaligus penghargaan pemerintah daerah kepada seniman, budayawan danIlmuwan, berupa bantuanmotivasi kepada mereka yang berprestasi dan memiliki dedikasi tinggi terhadap upaya pelestarian Seni Budaya daerah, sehingga Seni Budaya daerah dapat berkembang dan lestari selaras dengan dinamika hidup masyarakat Bali,” kata Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Buleleng, Drs. I Putu Tastra Wijaya, MM ketika membuka rapat pembahasan mengenai Penganugerahan Penghargaan Seni Wija Kusuma di Singaraja, Kamis (13/04).
 
Ia berharap, mereka yang diusulkan agar benar-benar mempunyai kreativcitas di bidang seni masing-masing, meski pada umumnya semua seniman, budayawan danilmuwan patut dihargai dan dapat penghargaan sebagai wujud kepedulian pemerintah kepada pegiat seni.
 
Mantan Kadisbudpar Buleleng ini memberi dukungan sepenuhnya dan mendorong terselenggaranya berbagai festival seni yang telah digebyarkan selama ini. Bahkan, lebih banyak gelaran festival, maka lebih banyak diniikmati masyarakat sebagai suatu hiburan berkesenian.
 
Penganugerahan Penghargaan Seni Wija Kusuma yang diselenggarakan Pemkab Buleleng setiap tahun ini diserahkan bertepatan dengan pelaksanaan Pesta Kesenian Bali (PKB) Kabupaten Buleleng, bulan Juni 2017 mendatang.
 
Serangkaian agenda Penganugerahan Penghargaan Seni Wija Kusuma, pengurus Listibya Kabupaten Buleleng oleh pimpinan pertemuan Kabid Kesenian Disbud Buleleng,Wayan Sujana lebih mempertajam kriteris yang sudah disiapkan mengacu kepada kriteria penerima Anugerah Seni Dharma Kusuma.
 
Berbagai masukan dan saran disampaikan oleh peserta pertemuan, di antaranya  Nyoman Arcana, AA.Gede Ngurah Agung Pemayun maupun Made Pageh dan Made Hardika guna lebih menyempurnakan kriteria dimaksud.
 
Sebagai diungkapkan Kabid Kesenian Disbud Buleleng,Wayan Sujana, ada 8 orang yang masuk nominasi usulan sebagai calon penerima Penganugerahan Penghargaan Seni Wija Kusuma, baik yang disampaikan oleh perorangan maupun oleh komunitas seni.
 
Diantara delapan caln nominasi itu, ada diantaranya dari seniman karawita,  seniman sastra daerah, seniman bondres, seniman tari, seniman pedalangan, pengerajin pelukis wayang kaca dan wayang kulit, seniman karawitan dan tari serta seniman sastra modern.
 
Sesuai regulasi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Pemkab Buleleng, karena telah jam 12.00 Wita, sehingga pertemuan pembahasan Penganugerahan Penghargaan Seni Wija Kusuma dari delapan nominasi menjadi lima nominasi yang diusulkan, maka pertemuan ditunda, hingga tanggal 20 April nanti. Ppada pertemuan nanti, sekaligus membahas persiapan calon penerima Anugerah Seni Dharma Kusuma. (JP ~ TiR).—

LEAVE A REPLY