Semli “Tukano” Pukul KO petinju Thailand, Mau rebut Sabuk Emas Kasau

579734ba6e08536a3af6c39e52e076d7Jurnalpatrolinews – TNI, Petinju dari sasana Dirgantara BC TNI AU Jakarta, Semli “Tucano” Mau, terlalu tangguh bagi petinju Thailand Manot Comput.  Berlaga di pertandingan tinju  internasional versi WBC Silver Asia Pasifik  kelas bulu yunior 55,3 kg,  yang digelar oleh TNI AU di Puri Ardhya Garini halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat 14/4), Semli “Tukano” Mau hanya perlu delapan ronde untuk menghentikan perlawanan  juara nasional Thailand ini.

Satu uper cut Semli Mau dan disusul jab kanan yang telak pada ronde ke-8, membuat Manot Comput  tersungkur.  Sampai hitungan kedelapan yang disampaikan wasit,  petinju Thailand ini tidak dapat bangun  dan akhirnya petinju yang juga prajurit TNI AU berpangkat Prajurit Satu (Pratu) ini akhinya dinyatakan menang KO.   Atas kemenanganya ini, Semli “Tukano” Mau menjadi yang terbaik pada kelas Bulu Yunior 55,3 kg, sekaligus mampu merebut sabuk emas Kasau.

Kepala Staf TNI AU (Kasau) Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, SIP saat menyampaikan amanatnya sesaat jelang pertandingan mengatakan, TNI AU menyambut gembira penyelenggaran tinju internasional yang digelar TNI AU dalam rangkaian Bulan Dirgantara Indonesia.  Menurut Kasau, TNI AU akan terus mendorong pembinaan para atlet tinju TNI AU, karena ini merupakan bagian dari pembinaan personel prajurit, khususnya aspek kesamaptaan prajurit.

“Meskipun tinju termasuk olahraga keras,  tetapi banyak  prajurit TNI AU yang menggeluti tinju, dan bahkan beberapa diantaranya menjadi juara, baik tingkat nasional maupun internasional.  Ini menjadi indiksi keberhasilan pembinaan prajurit kita, khususnya aspek olahraga tinju” kata Kasau.

Selain pertandingan Semli “Tucano” Mau melawan petinju Thaland Manot Comput,  juga dipertandingkan sembilan kelas lainnya.  Hasil petandingan lain berturut-turut adalah Kelas Terbang Yunior (49 kg), Hisar “Pacman” Mawan dari Daud Yordan BC Kalbar menang KO ronde 3 atas George Arnold Lumoy dari Nainggolan Gym Jakarta.  Kelas Bantam (53,5) kg Antoni Hold dari Daud yordan BC Kalbar menang angka mutalk atas Ahmad La Hizab dari J2AR BC Jakarta.

Kelas Bulu (57,1 kg) Ari Agustian dari CUS BC KKU Kalbar menang KO ronde dua atas Nicky Yordan Nainggolan.  Masih di kelas Bulu Abdi Teger dari Dirgantara BC TNI AU Jakarta menang angka mutlak atas Eman Nahak dari Saxando BC Tangerang,  dan Ongen “Hawk” Saknosiwi dari Dirgantara BC TNI AU Jakarta menang KO ronde 3 atas Jack Medison dari  Grobokan BC Jakarta.

Kelas Ringan Yunior (58,9 kg), Agus “Puma”Kustiawan dari Dirgantraa BC TNI AU Jakarta berma draw dengan Gusti Elnino dari Saxando BC Tangerang.  Kelas Ringan Yunior (61,2 kg) Hebi Marapu dari WSBC BC Tangerang menang angka mutlak atas Boido Simanjuntak dari Blue House Gym Jakarta.  Kelas Ringan (61,2 kg)  Andy “Sukhoi” Musa Letding dari Dirgantara BC TNI AU Jakarta menang angka mutlak atas David Riwu Kadja dari Ufitness Gym Jakarta. Dan kelas Welter Yunior (63,5 kg) Ilham “Flangker” Leoisa dari Dirgantara BC TNI AU Jakarta menang KO ronde 3 atas Bara Boy Triono dari Neinggolan Gym Jakarta.

Selain kelas profesional,  dalam kejuaraan tinju internasional kali ini juga dipertandingkan partai amatir versi Pertina (Persatuan Tinju Amatir Indonesia).  Dalam partai amatir dipertandingkan delapan partai, masing-masing bantam putra (56 kg),  Ringan putra (60 kg),  Welter Ringan Putra (64 kg), Menangah putra (75 kg), Terbang Putri (51 kg), dan kelas bulu (57 kg) putri.

LEAVE A REPLY