Nasib Proyek Reklamasi Menjadi isu Hangat Usai Pemilihan Gubernur DKI Jakarta

Nasib Proyek Reklamasi Menjadi isu Hangat Usai Pemilihan Gubernur DKI JakartaJurnalpatrolinews.com-JPNasib proyek reklamasi teluk Jakarta menjadi isu hangat usai pemilihan gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta. Sorotan ditujukan kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta terpilih Anies Rasyid Baswedan dan Sandiaga Salahuddin Uno.

Sejak masa kampanye, keduanya menegaskan bakal tak melanjutkan proyek tersebut. Alasannya keduanya menghentikan proyek yang rencananya membangun sejumlah pulau rekayasa tersebut.

Rencana Anies-Sandiaga rupanya berbanding terbalik dengan pemerintah pusat yang ingin melanjutkan menghentikan reklamasi teluk Jakarta. Pemerintah beralasan melanjutkan proyek reklamasi untuk kepentingan nasional dan masyarakat DKI Jakarta.

Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Sandiaga Uno menegaskan sikapnya tetap menolak reklamasi.

Menurut Sandiaga, Tim sinkronisasi dibawah pimpinan Sudirman Said yang akan bekerja menggodok kajian reklamasi untuk memastikan dampak negatif-positif terkait reklamasi.

“Saya minta teman-teman untuk bersabar karena tim sinkronisasi akan mulai aktif secara intensif pada beberapa hari ke depan,” ujar Sandiaga kepada wartawan di Jakarta Selatan, pada Sabtu (13/5)

Menurut Sandiaga, sejauh ini tim sinkronisasi sudah merencanakan agenda untuk menggelar serangkaian diskusi membahas reklamasi. Diskusi dipastikan Sandiaga akan berlangsung terbuka untuk umum. Data-data tentang reklamasi sudah disiapkan tim pakar saat masa kampanye.

“Posisi kami tetap sama pada masa kampanye yaitu kami menolak dan berencana untuk menghentikan reklamasi.

Sebelumnya, Sandi meminta Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Pandjaitan menghargai sikap Anies-Sandi yang menolak reklamasi di Teluk Jakarta.

“Pak Luhut senior kami, dan sangat saya hormati, Pak Luhut pasti punya basisnya, tapi ini posisi kami, kita harus saling menghargai posisi kita yaitu posisi kita untuk menghentikan reklamasi,” katanya.

LEAVE A REPLY