Satgas Yonif 712/Wiratama Gagalkan Penyelundupan Ribuan Liter BBM di Perbatasan

Para prajurit bersama sebagian barang bukti
Para prajurit bersama sebagian barang bukti

JurnalPatroliNews-Atambua – Pada Minggu (2/7/2017) subuh, anggota Satgas Yonif Raider 712/Wiratama pos Motaain PLB dipimpin Wadanpos Sertu Isak Peni bersama 3 anggota pos berhasil menggagalkan penyeludupan 1,275 liter Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis minyak tanah dan 90 liter jenis solar di pesisir Pantai Motaain, Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Peristiwa bermula saat Danpos Motaain PLB Kapten Inf Endra Eko Fitriyantomemerintahkan empat orang anggota pos Motaain PLB dipimpin oleh Sertu Isak Peni untuk melaksanakan patroli rutin di sepanjang pesisir pantai Motaain.

Memasuki pukul 03.00 WITA, Sertu Isak Peni bersama anggotanya menemukan cahaya mencurigakan yang setelah didekati ternyata berasal dari senter warga yang kemudian melarikan diri dan meninggalkan dua buah gerobak yang didalamnya berisikan BBM yang diduga akan di muat kedalam perahu untuk diselundupkan ke Timor Leste.

Kapenrem 131/Santiago Mayor Inf Fathan Ali menjelaskan, berdasarkan laporan yang diterimanya, usai melakukan pembersihan diseputaran area penemuan barang bukti BBM, para prajurit kemudian melakukan penghitungan dan segera melanjutkan proses temuan tersebut dengan melaporkannya kepada Dansatgas di markas komando.

“Jadi rincian temuan 1275 liter BBM jenis minyak tanah: 40 jerigen 25 liter, 7 jerigen isi 20 liter, 27 jerigen isi 5 liter. Sedangkan 90 liter BBM jenis solar: 2 jerigen isi 35 liter dan 4 jerigen isi 5 liter. Setelah dilaporkan ke Danpos, para prajurit pun melanjutkan laporan ke Dansatgas Yonif 712/Wiratama Letkol Inf Elvino Yudha Kurniawan SE dan barang bukti sudah diamankan di Makosatgas,” jelas Fathan.

Hingga saat ini pun, patroli terus dilakukan Satgas Yonif 712/Wiratama di wilayah perbatasan Indonesia-Timor Leste dengan 21 pos yang salah satu tugasnya adalah memonitor kondisi patok perbatasan wilayah kedua negara. (sri)

LEAVE A REPLY