Festival Moyo, Bangkitkan Budaya Dan Ekonomi Kerakyatan

IMG-20170912-WA0022-758x505JPNews – Sumbawa, Sejak diluncurkan Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi, 18 Agustus 2017 lalu, pemerintah Provinsi NTB melalui Dinas Pariwisata telah menggelar berbagai event yang masuk dalam agenda Bulan Pesona Lombok Sumbawa 2017. Salah satu dari 28 acara utama dan 39 rangkaian acaranya adalah Festival Moyo, yang digelar di Halaman Kantor Bupati Sumbawa, Minggu malam, (10/09) lalu.

Festival Moyo tahun ini terlihat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Jika tahun sebelumnya dilaksanakan siang hari dan terkesan seremonial, maka tahun ini kegiatannya dilaksanakan pada malam, terkesan santai, romantis, syahdu dan penuh kemeriahan.

Apalagi ditampilkan pertunjukan tarian budaya dari suku Sasak, Samawa dan Mbojo, yang menjadikan acara ini meriah dan menghibur seluruh tamu dan masyarakat yang turut menyaksikan agenda tahunan tersebut. Kegiatan tersebut berlangsung sebulan penuh, dari 10 September hingga 8 Oktober 2017 mendatang.

Wakil Gubernur NTB, H. Muh. Amin SH, MSi saat membuka acara tersebut menegaskan, kegiatan semacam ini harus mampu dimanfaatkan sebagai ajang untuk membangkitkan seni budaya dan ekonomi kreatif dalam mendukung pembangunan sektor pariwisata. Karena sektor ini telah nyata bisa mendongkrak peningkatan ekonomi masyarakat, dengan Multiflier effects  yang berdampak besar bagi tumbuhnya sektor-sektor lain.

Pemerintah Provinsi, menurut Wagub kelahiran Sumbawa itu memiliki komitmen yang tinggi untuk memajukan pariwisata.

Terlebih, pembangunan infrastruktur dasar seperti air, listrik, jalan, fasilitas keamanan daerah, lembaga pelaku wisata terus dilakukan dan ditata dengan baik.

“Jika ini sudah disiapkan maka secara otomatis pengembangan pariwisata di NTB, khususnya di Pulau Sumbawa akan berjalan semakin maju,” ujarnya.

LEAVE A REPLY