Setya Novanto Menang Praperadilan, Status Tersangka Digugurkan

7889090JPNews – Jakarta, Hakim Tunggal Cepi Iskandar menerima sebagian gugatan praperadilan yang diajukan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Setya Novanto, maka dengan demikian status tersangka yang disandang Novanto di KPK pun digugurkan.

“Mengabulkan permohonan pemohon untuk sebagian,” kata hakim tunggal Cepi Iskandar, saat membacakan vonis di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, 29 September 2017.

Menurut hakim, KPK harus menghentikan penyidikan kasus Novanto.

Dengan kata lain, Setya Novanto memenangkan gugatan praperadilan atas status tersangka korupsi e-KTP dari KPK.

Menurut penilaian Hakim Cepi, penetapan  tersangka harus dilakukan pada akhir tahap penyidikan suatu perkara. Hal itu harus dilakukan untuk menjaga harkat dan martabat seseorang.

Selain itu, Cepi juga mempermasalahkan alat bukti yang digunakan KPK. Hakim menilai alat bukti yang diajukan berasal dari penyidikan terhadap Irman dan Sugiharto, mantan pejabat Kementerian Dalam Negeri yang sudah divonis bersalah melakukan korupsi E-KTP.

Hakim menilai, alat bukti yang sudah digunakan dalam perkara sebelumnya tidak bisa digunakan untuk menangani perkara selanjutnya.

“Menimbang setelah diperiksa bukti-bukti merupakan hasil pengembangan dari perkara orang lain, yaitu Irman dan Sugiharto,” ucap Cepi.

Seperti diketahui, Novanto mengajukan gugatan praperadilan pada Senin (4/9) lalu, dan teregister dalam Nomor 97/Pid.Prap/2017/PN Jak.Sel. Setya Novanto telah ditetapkan sebagai tersangka di kasus korupsi e-KTP sejak 17 Juli 2017.

LEAVE A REPLY