Belum Berizin, BI Hentikan Layanan e-Money 4 Perusahaan

Belum Berizin, BI Hentikan Layanan e-Money 4 PerusahaanJurnalpatrolinews.com-JP : Jumat 6 Oktober 2017. Direktur Program Elektronifikasi Departemen Kebijakan dan Pengawasan Sistem Pembayaran Bank Indonesia Pungky Purnomo Wibowo mengatakan saat ini Bank Indonesia (BI) menghentikan sementara layanan pembayaran Paytren milik Yusuf Mansyur karena saat ini belum memiliki izin beroperasi.

Saat ini, yang bersangkutan tengah memproses perizinan kepada otoritas sistem pembayaran.

Pungky Purnomo Wibowo mengungkapkan, penghentian operasional layanan isi ulang uang elektronik tersebut akan dilakukan sampai proses perizinan rampung.

“Iya (dihentikan), sampai proses perizinan selesai,” kata Pungky di Jakarta, Jumat 6 Oktober 2017.

Berdasarkan Surat Edaran BI Nomor 16/11/DKSP tanggal 22 Juli 2014 tentang Penyelenggaraan Uang Elektronik, penerbit uang elektronik wajib mendapatkan izin dari bank sentral jika floating fund atau dana mengendap mencapai Rp1 miliar. Dalam hal ini, Paytren masuk kategori tersebut.

Sebelum Paytren, bank sentral pun telah membekukan sementara layanan uang elektronik yang diterbitkan tiga perusahaan e-Commerce lainnya seperti TokoCash milik Tokopedia, ShoopePay milik Shoope, dan BukaDompet milik BukaLapak.

LEAVE A REPLY