Perahu pengungsi Rohingya terbalik, 12 orang tewas

_98230543_042108167-1JPNews – Jakarta, Sebanyak 12 orang, 10 di antaranya anak, meninggal dunia setelah sebuah perahu yang dipadati pengungsi Muslim Rohingya untuk menghindari aksi kekerasan di Myanmar terbalik di Sungai Naf dekat Bangladesh.

Operasi penyelamatan korban saat ini masih berlangsung. Pejabat Bangladesh mengatakan telah menemukan 10 jenazah anak-anak, seorang perempuan, dan seorang pria.

Jumlah penumpang perahu itu belum diketahui secara pasti. Namun, tentara penjaga perbatasan memperkirakan terdapat sekitar 40 hingga 100 orang menumpang perahu tersebut.

“Begitu banyak orang bersedia menumpang perahu yang sesak, amat mungkin di antara mereka ada orang-orang yang tidak bisa berenang. Mereka benar-benar mempertaruhkan nyawa agar bisa menyeberang ke Bangladesh,” kata Evan Schuurman, juru bicara lembaga bantuan Save the Children.

Diwawancarai dari Bangladesh, Schuurman menegaskan bahwa krisis Rohingya juga berarti “kondisi darurat untuk anak-anak”.

“Salah satu hal yang tampak jelas dari berjalan melintasi kamp (pengungsian Rohingya) adalah anak-anak mengalami masalah emosional, mereka menderita trauma dan stres,” ujar Schuurman.

Terbaliknya perahu pengangkut pengungsi Rohingya adalah insiden terkini yang menimpa komunitas tersebut. Sebelumnya, pada September lalu, sekitar 60 orang meninggal dunia dalam peristiwa serupa.

Diperkirakan lebih dari setengah juta orang Rohingya mengungsi dari negara bagian Rakhine di Myanmar menuju Bangladesh. Sebagian besar mengungsi melalui jalur darat, tapi ada sejumlah orang berupaya melintasi sungai dan laut menggunakan perahu reyot. (BBC Indonesia)

LEAVE A REPLY