Berikut Penjelasan Pengamat Terkait Transportasi Online

Berikut Penjelasan Pengamat Terkait Transportasi Publik OnlineJurnalpatrolinews.com-JP : Djoko Setijowarno, pengamat transportasi publik, menilai bisnis transportasi online tak sehat.

Alasannya, model bisnis tersebut mengandalkan subsidi yang tak wajar untuk memenangkan persaingan.

Nampaknya perlu ada upaya untuk mengaudit model bisnis semacam ini.

Sebab pada kenyataannya di luar negeri tarif taksi online tak banyak beda dengan taksi resmi.

Namun kalau murah sampai tidak wajar (seperti yang terjadi di Indonesia), hal ini perlu dipertanyakan.

Perlu ada perhitungan sebetulnya biaya (cost) yg wajar jika transportasi online dijalankan apa adanya tanpa subsidi dan gimmick marketing sebetulnya berapa? ,” imbuhnya.

LEAVE A REPLY