Desa Kandui Ditetapkan Sebagai Salah Satu Desa Pilot Project JKN di Kabupaten Barito Utara

32a94b4f860c9ea010c2508169f36f36_XLJPNews – Muara Teweh, Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi masyarakat selain di wilayah perkotaan, juga merambah hingga Perdesaan. Seperti halnya enam belas desa di Kecamatan Gunung Timang, Kabupaten Barito Utara (Barut),  Kalimantan Tengah.

Bupati Barito Utara,H. Nadalsyah di dampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Barito Utara Hj. Sri Hidayati Nadalsyah saat kunjungan kerja dan launcing pilot project desa JKN di Desa Kandui, Rabu (11/10/17) mengatakan, jaminan kesehatan bagi warga saat ini sudah mencapai Kabupaten Barito Utara, dimana sasarannya di perkotaan hingga pelosok, dan salah satunya adalah Desa Kandui. Diharapkan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dapat memenuhi jaminan Kesehatan seluruh warga masyarakat tanpa dibedakan oleh status sosial maupun identitas warga masyarakat, sehingga Barito Utara akan menjadi salah satu Kabupaten di Indonesia yang sama dengan kabupaten lainnya dalam mewujudkan program Indonesia Sehat.

Menurutnya, jaminan kesehatan merupakan program dari pemerintah daerah yang sudah berjalan selama beberapa tahun. Karenanya diharapkan nantinya seluruh warga dapat memperoleh jaminan kesehatan yang dijamin oleh Pemerintah Kabupaten. Harapan ini juga tak lepas dari adanya komitmen dan dukungan para pemangku kepentingan maupun segenap lapisan warga masyarakat.

Sementara Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kabupaten Barut, Dewi Kurnia Wijayanti mengatakan, desa menjadi salah satu inovasi dan bentuk kerja sama BPJS dengan Pemerintah Daerah.

Saat ini BPJS Kesehatan sedang menyisir segmen pemerintahan terkecil. Salah satunya dimulai dari Desa Kandui yang direncanakan masyarakatnya seratus persen masuk dalam JKN. Sebanyak 80 persen warga Desa Kandui sudah mendapat jaminan kesehatan. Harapannya kedepan dengan pelaksanaan inj, seluruhnya warga mendapatkan jaminan kesehatan.

Menurutnya, dari sekitar 150 ribu warga Barito Utara, 114.800 diantaranya sudah menjadi peserta JKN dimana cakupannya mencapai 75 persen peserta. “Setiap hari, jumlah peserta jaminan kesehatan nasional makin meningkat. Kita berharap semuanya menjadi peserta.” pungkasnya. (Diskominfosandi)

LEAVE A REPLY