NU Selalu Hadir untuk KPK

150788767759e08a3d21f91JPNews – Jakarta, Puluhan aktivis muda Nahdlatul Ulama (NU) menggelar aksi di depan Gedung KPK, Jakarta pada Kamis (12/10). Aksi tersebut sebagi bentuk dukungan terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Ketua Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Nahdlatul Ulama (Lakpesdam NU) H Rumadi Ahmad saat ditemui NU Online di gedung PBNU, Jakarta Pusat, Jumat (13/10) mengatakan bahwa banyak pihak yang ingin melemahkan keberadaan KPK.

Menurut Rumadi, evaluasi terhadap lembaga anti-rasywah ini sangat diperlukan tapi, katanya, arah yang terlihat hari ini bukan untuk memperbaiki KPK, melainkan sudah muncul opini untuk melemahkan KPK.

“Bahkan ada beberapa orang dari anggota DPR sudah mengatakan bahwa KPK sudah menjadi ancaman bagi negara dan ini kita tidak bisa menerima itu,” ujarnya.

Pria yang juga dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini menjelaskan, kondisi sekarang ini, korupsi sudah menjamur ke berbagai lini kehidupan, mulai dari institusi negara yang paling atas sampai yang terbawah.

Sementara di sisi lain, lembaga-lembaga negara penegak hukum, baik kejaksaan maupun kepolisian belum bisa diharapkan dalam menangani kasus-kasus korupsi.

“Sehingga menurut saya, sampai detik ini, KPK masih sangat dibutuhkan (negara),” tegasnya.

PBNU sendiri sudah melakukan nota kesepahaman dengan KPK yang bertujuan untuk melakukan penguatan terhadap lembaga yang dipimpin Agus Rahardjo tersebut.

Ia melihat ada upaya-upaya pelemahan terhadap lembaga yang menangani kasus korupsi ini, seperti usaha menghilangkan kewenangan KPK dalam hal penyadapan, serta KPK hanya diberikan kewenangan penyelidikan dan tidak sampai ke penyidikan.

“Kita akan memberikan reaksi kalau terdapat upaya dari berbagai pihak yang akan melemahkan  dan membubarkan KPK,” tegasnya. (nu online)

LEAVE A REPLY