Sekjen Kemhan Tutup Pendidikan Dasar Kedisiplinan dan Kepemimpinan Siswa SMA Taruna Nusantara Angkatan XXVII

IMG_20171014_092357JPNews – Magelang, Sekretaris Jenderal Kemeterian Pertahanan Marsekal Marsdya TNI Hadiyan Sumintaatmadja mewakili Menteri Pertahanan menjadi Inspektur Upacara Penutupan Pendidikan Dasar Kedisplinan dan Kepemimpinan (PDK) Siswa SMA Taruna Nusantara Angkatan XXVII, Sabtu (14/10) di SMA Taruna Nusantara, Magelang.

Upacara penutupan dihadiri Ketua YKPP, Kepala LPPTN, Ketua Majelis Luhur Perguruan Taman Siswa, Kepala Sekolah SMA Taruna Nusantara beserta Pamong, Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga Provinsi Jawa Tengah,Ketua Umum Komite SMA Taruna Nusantara, Ketua Paguyuban Siswa SMA Taruna Nusantara Angkatan XXVIII, Ketua Umum IKASTARA, Pejabat Kemhan, Keluarga Besar SMA Taruna Nusantara dan Para Orang Tua Siswa Angkatan XXVIII.

Kegiatan Pendidikan PDK bagi Siswa SMA TN merupakan salah satu bagian dari tahapan pembentukkan kepribadian dan karakter siswa sebagai tahap adaptasi dan inisiasi atau penyemaian nilai-nilai bagi setiap siswa baru SMA Taruna Nusantara.

Menteri Pertahanan dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Sekjen Kemhan menyampaikan ucapan selamat kepada siswa-siswi terbaik yang telah terpilih menjadi warga SMA Taruna Nusantara dan diharapkan nantinya dapat berhasil menyelesaikan studi di SMA Taruna Nusantara serta menjadi generasi muda Indonesia yang unggul dan berkarakter serta memiliki wawasan kebangsaan yang kokoh.

Berakhirnya kegiatan PDK bukan berarti tantangan dalam proses kegiatan belajar mengajar kalian sudah selesai. Tetapi justru sebaliknya tantangan ke depan semakin bertambah.

Oleh karenanya, lebih lanjut Menhan berharap agar semangat daya juang yang telah ada tetap terbina. “Di sini tempatnya kalian bukan hanya “learning to know, learning to do” tetapi juga “learning to live together” yang akhirnya “learning to be”. Tetaplah konsisten memelihara nilai-nilai tersebut, karena merupakan modal kalian kelak sebagai pemimpin yang paripurna”, pesan Menhan.

Lebih lanjut Menhan juga berpesan kepada para siswa baru SMA Taruna Nusantara untuk terus berupaya dan berkompetisi secara positif dalam mengimplementasikan butir kata yang terdapat pada “Tri Prasetya Siswa”.

Sebagai siswa-siswi yang terpilih dan juga beruntung diantara ribuan generasi muda yang tidak sempat mengenyam pendidikan di SMA Taruna Nusantara, maka hendaknya sebanyak mungkin berupaya untuk meraih pengetahuan dan pengalaman hidup yang berharga.

Dengan ilmu dan pengalaman yang didapatkan tersebut pasti nantinya akan berguna tidak hanya bagi diri sendiri, tetapi juga bagi masyarakat dan bangsa Indonesia di masa yang akan datang.

“Bangsa dan negara tercinta ini membutuhkan generasi muda yang unggul dalam pengetahuan dan teknologi serta memiliki kepribadian dan karakter Indonesia”, tambah Menhan.

LEAVE A REPLY