Penemuan Goa Misterius Gegerkan Warga Suwug

gowaJurnalpatrolinews – SINGARAJA – Goa misterius ditemukan tepat di sisi selatan Pura Lebah Desa Pakraman Suwug. Jaraknya pun tak sampai sepuluh meter dari lokasi petirtaan yang ada di sebelah selatan Pura. Goa itu ditemukan secara tidak sengaja oleh para pekerja bersama Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Suwug, Gede Armawa pada Kamis, 27 Oktober 2016. Tak ayal kabar penemuan goa langsung membuat warga setempat geger. Sejak itu, lokasi tersebut kemudian ramai dikunjungi warga yang penasaran ingin melihat keberadaan goa. Sebelumnya warga tak menyangka ada goa berukuran cukup besar di kawasan suci yang berada di Banjar Dinas Sabi, Desa Suwug. Salah seorang warga setempat, Gede Respati Utama Putra saat di lokasi mengatakan, dirinya tak menyangka ditemukan goa berukuran yang cukup besar di kawasan suci Pura Lebah.

Didorong rasa penasaran, ia bersama warga lainnya langsung mendatangi tempat penemuan goa tersebut. “Kabar ini tentunya sangat mengejutkan, penasaran bercampur tidak percaya ternyata ditemukan goa sebesar ini. Mulanya saya dengar dari tetangga,” singkatnya. Saat dikonfirmasi,Senin (31/10) pagi. Hasil penelusuran di lokasi, goa tersebut memiliki ketinggian sekitar dua meter dengan lebar dua meter. Namun belum diketahui secara pasti kedalaman goa itu, lantaran bagian dalam goa penuh berisi timbunan tanah yang tingginya mencapai 170 cm. Gundukan tanah kini sedang digali untuk memastikan muara jalur goa tersebut. Seperti yang diceritakan Armawa, goa itu ditemukan secara tidak sengaja. Bersama para pekerja berencana membuat jalur pemedal baru bagi krama yang ingin melakukan persembahyangan di Pura Lebah.

Meningkatnya kepadatan umat yang hendak melaksanakan persembahyangan menjadi sebuah pertimbangan hingga diputuskan untuk membuat jalur baru agar umat tak perlu berdesak-desakan saat keluar masuk. Saat gotong-royong berlangsung, ia bersama para pekerja bermaksud membersihkan tebing yang terlihat kumuh oleh rimbunnya akar tanaman. Sejurus kemudian pembersihan itu tertahan ketika sebuah akar berukuran besar menghadang sejumlah buruh yang bekerja. Pemotongan secara manual tak membuahkan hasil dan akar tanaman itu lantas ditarik. Alhasil tanah disekitarnya menjadi gembur terlepas. Rerimbunan akar dan tanah dibersihkan, ditemukan sebuah lubang menganga lebar yang ukurannya cukup mencolok. “Kami putuskan terus menggali sampai di tebing paras. Di sana baru kami tahu ada goa yang berukuran cukup besar. Tingginya dua meter dan penuh tanah.

Sedikit demi sedikit kami gali dan bersihkan serta mengeluarkan tanahnya. Sekitar empat meter kami menggali, ternyata ada percabangan di dalamnya,” ungkap Armawa. Kelian Desa Pakraman Suwug, I Wayan Nawa mengungkapkan, saat pertama kali goa ditemukan ia dibuat kaget, karena selama ini merasa tidak pernah melihat goa di sisi selatan pura. Selama ini ia hanya melihat goa di dalam areal pura, yang kini telah dibuatkan pelinggih. Diduga persimpangan di goa yang baru ditemukan, berkaitan dengan goa yang ada di dalam areal pura. Nawa menegaskan pihaknya akan berupaya menggali dan membersihkan tanah semaksimal mungkin. “Harapan kami kan saat menggali itu kami menemukan semacam prasasti atau tulisan. Minimal ada temuan-temuan apa begitu di dalam. Siapa tahu ini ada kaitan dengan sejarah Desa Suwug. Selama kami mampu, akan kami gali terus,” ungkap Nawa. Setelah penemuan tersebut, pihak desa pakraman berencana membuat sebuah pelinggih di lokasi goa.

LEAVE A REPLY