Mawas Diri Dan Menumbuhkan Rasa Tanggung Jawab Sebagai Pemuda Dan Implementasinya Kehidupan Pemuda Indonesia

Sejarah, Makna, Arti, Dan Aktualisasinya Sikap Pemuda Dalam Bingkai NKRI

Oleh Eko Ismadi 

eko ismadi okPeringatan Hari SUMPAH PEMUDA terkesan unik dan berbeda dengan tahun tahun sebelumnya, karena peringatan kali ini disertai pertentangan dan upaya perubahan konsepsi tentang kebangsaan Indonesia. Dan tantangan kehidupan kebangsaan yang dipengaruhi oleh adanya kelompok bangsa yang ingin merubah ciri khas Indonesia sesuai dengan kepentingan mereka. Kondisi sekarang ini mencerminkan sikap dan pemikiran kebangsaan yang tercerai berai dalam berbagai kelompok. Satu kemeja satu busana tetapi tidak satu permasalahan.

Untuk itu mencegah dampak negative pemikiran tentang pemuda diluar konsep kebangsaan Indonesia adalah perlu adanya pemahaman sejarah, makna, arti, dan aktualisasinya. Agar konsep kebangsaan yang sudah mapan dipilintir dan diputar putar seolah masalah lalu adalah pemikiran bodoh dan terbelakang sementara pemikiran sekarang ini adalah pemikiran yang maju dan modern.

Orang bisa buat pesawat dan mobil serta sepeda motor karena belajar dari sejarah. Maka dari tepat dengan apa yang dikatakan oleh seorang sejarawan Inggris yang mengatakan, orang yang modern adalah orang belajar sejarah, orang yang berpikir modern adalah orang yang berpikir sejarah, dan orang mampu menciptakan modernisasi adalah orang yang belajar sejarah.

Jadi tidak ada generasi Now, tidak generasi X, tidak ada generasi milenial. Sikap kebangsaan Indonesia adalah jelas, tersktrur, terkonsep, dan berkesinambungan lestari dari generasi ke generasi. Hanya orang komunis dan PKI yang berpikir tidak tahu generasi ke depan atau ingin mengubah perjalanan hidup dan sikap kebangsaan Indonesia. Mengapa ? Karena mereka tidak percaya tuhan dan mereka tidak memiliki hidup berdasarkan konsep ke Tuhanan. Yang mereka miliki hanyalah pemikiran hidup dan makan tidak pernah berpikir setelah mati bagaimana?

Sebagai pemuda Indonesia ada konsep ketuhanan, ada konsep keimanan, ada konsep budaya, dan ada konsep nasionalisme yang harus dipertahankan bukan di kesampingkan atau dianggap tidak berguna. Untuk itu pemuda Indonesia biasa belajar dari sejarah nasionalisme Indonesia, sikap hidup dalam keimanan, dan budaya agar tidak bingung menentukan hidup bagi masa depan diri, kelompok, dan bangsanya.

SUMPAH PEMUDA

Sumpah Pemuda bila dipahami dan analisa maka kita akan menemukan sejarah, arti, dan makna, yang berguna untuk membangun sikap pemuda Indonesia yang bias mawas diri dan menumbuhkan rasa tanggung jawab sebagai pemuda. Selanjutnya juga akan paham siapa pemuda dan keberadaannya dalam kebangsaan Indonesia.

Sejarah. Salah satu tonggak utama pergerakan bangsa Indonesia untuk menuju kepada kemerdekaan bangsa Indonesia adalah Sumpah Pemuda. Peristiwa ini sebagai bersatunya tekad semangat bangsa Indonesia dan menyatukan tekad dan semangat untuk berjuang dan meraih kemerdekaan, untuk mengakhiri untuk mengakhiri masa ketertindasan yang telah berjalan selama beratus-ratus tahun, dan itu dilakukan oleh pemuda. Sesuai dengan nama “Sumpah Pemuda”, peristiwa ini merupakan sebuah kegiatan yang dipelopori oleh pemuda yang kemudian disertai sumpah dan janji yang kemudian dikenal dengan Ikrar Sumpah pemuda sebagai berikut :

• PERTAMA : Kami Poetera dan Poeteri Indonesia, Mengakoe Bertoempah Darah Jang Satoe, Tanah Indonesia. (Kami Putra dan Putri Indonesia, Mengaku Bertumpah Darah Yang Satu, Tanah Indonesia).

• KEDOEA : Kami Poetera dan Poeteri Indonesia, Mengakoe Berbangsa Jang Satoe, Bangsa Indonesia. (Kami Putra dan Putri Indonesia, Mengaku Berbangsa Yang Satu, Bangsa Indonesia).

• KETIGA : Kami Poetera dan Poeteri Indonesia, Mendjoendjoeng Bahasa Persatoean, Bahasa Indonesia. (Kami Putra dan Putri Indonesia, Menjunjung Bahasa Persatuan, Bahasa Indonesia).

Ikrar yang diucapkan pada tanggal 28 Oktober 1928 ini, kemudian selalu diperingati sebagai Hari Sumpah Pemuda. Nah tentunya, makna peringatan ini bukan hanya sekadar upacara seremonial, melainkan juga bagaimana kita mampu memetik banyak pelajaran dan semangat dari sejarah Sumpah Pemuda.

Arti. Sumpah pemuda sebagai simbol pemersatu bangsa Indonesia, Hadirnya identitas bangsa, dan kunci akan adanya status pribumi dan pendatang dalam kebangsaan Indonesia. Karena mereka hadir di Jakarta dan berkumpul membawa identitas diri pemuda Indonesia yang beragama bukan keturunan bangsa Indonesia yang beragama. Antara lain sebagai orang Sulawesi, sebagai orang Jawa, Sunda, Sumatera, Dan Ambon, Dan Kalimantan.

Makna. Ini sebagai cermin kebangsaan Indonesia, dalam memaknai keberagaman bukan dilihat dilihat dari keturunan bangsa tetapi suku asal daerahnya. Untuk itu sangatlah tidak tepat bila ada seorang ahli budaya sejarah menyebut bangsa Indonesia terbentuknya mulai sebelum Majapahit atau justru jaman batu dan Pra Sejarah. Memahami Indonesia harus didasarkan pada nasionalisme Indonesia dan perjuangannya, serta perkembangannya.

SUMPAH PEMUDA SEBAGA JATI DIRI

Mengenal Indonesia dimulai dari 1908 ketika Ki Hajar Dewantara menyebut Indonesia untuk pertama kali, sedangkan terbentuknya Indonesia dimulai dari Sumpah Pemuda 1928. Inilah pemahaman yang merujuk akan penjelasan tentang pribumi Indonesia sebagaimana yang saya uraikan diatas yaitu Jong Jawa, Sekar Ruku, Jong Celebes, Bourneo, Sumatera, Ambon,Dan Indonesia Timur.

Berdirinya Negara Indonesia adalah pada tanggal 17 Agustus 1945, kemudian menjadi bahan rujukan yang kedua yakni dengan Istilah Indonesia asli. Siapa Indonesia asli? Sebagaimana yang dimaksud dalam Soekarno Hatta ketika Tampil sebagai proklamator dan sebagai pemimpin bangsa Indonesia.

Bila Pemuda Indonesia memahami ini maka tidak akan ada pendatang di Indonesia atau orang berpikir diluar Pancasila Dan UUD 1945 berani bertindak semaunya tanpa memikirkan perasaan dan martabat harga diri pribumi. Dengan seenaknya merubah UUD sesuai dengan kepentingan mereka tanpa harus memikirkan kelangsungan hidup bangsa Indonesia dan kekuatan pribuminya.

MAWAS DIRI DAN MENUMBUHKAN RASA TANGGUNG JAWAB

Marilah kita bercermin mana bias bangsa Indonesia menjadi presiden di Kamboja Dan Vietnam atau Malaysia. Sebaliknya juga kita harus bersikap sama jangan ada bangsa lain atau yang berpikir tidak menampilkan ke Indonesiaan memimpin Indonesia. Ini akan menjadi presiden buruk bagi bangsa Indonesia sendiri. Janganlah bangsa Indonesia meniru Singapura sebelum terjadi pemisahan Siangapura dari Malaysia Pribumi disanjung setinggi langit ketika sudah berhasil pernahkah kita lihat aktivitas pribumi melayu di Singapura ? Apakah Indonesia akan seperti itu ?

Mawas Diri. Yang dipahami oleh Pemuda Indonesia peringatan Sumpah pemuda memahami sejarah nasionalisme Indonesia Dan Perjuangannya juga spirit yang menjadi kekuatannya. Apa yang harus dipahami dari sejarah Sumpah pemuda? Yakni identitas Indonesia memahami siapa saja yang memproklamasi nama Indonesia itu. Dengan pemahaman yang kokoh kuat maka akan sulit bagi pendatang atau bangsa lain untuk menguasai wilayah atau Indonesia melalui pemahaman sejarah. Terlebih pendatang diwilayah tersebut kemudian berani menyatakan diri sebagai pribumi dan tidak hanya itu kemudian berani pula menyatakan memliki hak ulayat. Ini adalah pemahaman kebangsaan Indonesia yang kurang tepat. Dan Ini harus menjadi kewaspadaan bagi masyarakat Indonesia diwilayah.

Tanggung Jawab. Sebagai pribumi dan mayoritas justru menjadi minoritas dalam menentukan kebijakan ini sekarang yang terjadi diwilayah. Mengapa? Karena masyarakat pribumi diwilayah tidak memahamai identitas diri sebagai bangsa Indonesia? Tidak memahami sejarah nasionalisme Indonesia bahwa bangsa Indonesia cerdas dan pandai. Oleh karena itu ada pendatang dibumi Indonesia menyebut pribumi dengan istilah TIKO atau pribumi bodoh tidak tahu malu. Ini semua tidak kita salah mereka yang datang ke Indonesia karena semua itu akibat dari kita yang salah berpikir dan menyikapi diri kita sendiri.

Pemuda Sebagai Umat Beragama. Dari kedua ulasan diatas mari kita korelasikan dengan Pilkada DKI dan segala bentuk permasalahannya seperti muncul adanya istilah Kyai kehormatan, Santri kehormatan, dan adanya orang beragama Kristen menyatakan katam mengaji. Ini sebenarnya adalah bentuk pemikiran diluar agama yang dapat berkembang karena adanya pemikiran dari agama dan pemeluknya yang memberi kesempatan adanya sikap yang berkembang dan dikembangkan. Seandainya saja pimpinan umat Islam Dan Pondok pesantren yang tidak memberi kesempatan pemikiran itu tidak akan terjadi.

Pemuda Sebagai kekuatan Bangsa. Yang selama ini rentan terhadap adanya perpecahan dan di adu domba adalah karena belum adanya pemikiran Pancasila Dan UUD 1945 dalam diri pemuda di beberapa wilayah. Misalkan kita sebut saja Aceh Dan Papua, kedua wilayah ini sangat mudah menjadi bagian dari komoditi konflik. Sebenarnya hal ini tidak akan terjadi bilamana pemudanya Aceh Dan Papua Belajar sejarah sesuai dengan kepentingan Bangsa Indonesia yakni nasionalisme Indonesia dan perjuangannya. Dengan belajar sejarah maka kita akan tahu dan dapat memahami kenapa Cut Nyak Dien ditakdirkan untuk dimakamkan di Sumedang Jawa Barat, kemudian Soekarno harus menjalani hidup di Bouven Digul Papua selama bertahun tahun?.

PEMUDA SEBAGAI KEKUATAN BANGSA

Keberadaan Pemuda sudah diatur dalam UU Dan Peraturan yang khusus berkaitan dengan kegiatan kepemudaan dan  kedudukannya adalah kehidupan ketatanegaraan dan kebangsaan Indonesia. Oleh karena itu tidak perlu dalam memahami pemuda dan definisinya didiskusikan lagi. Namun yang penting adalah bagaimana mengimplementasikan pemuda sebagai kekuatan Negara dan tanggungjawabnya.

Sebagai Sarana Alih Generasi. Pemuda sebagai alih generasi 72 Tahun Indonesia merdeka tidak ada masalah dengan pemuda dan pemikiran. Baru sekarang inilah ada pendapat dan persepsi yang menyibukan diri dengan konsep pemuda milenial dan pemuda Now. Yang membuat saya heran adalah yang berbicara bukan orang sembarangan tetapi akademisi dan ahli dibidangnya. Bukankah kehidupan kebangsaan harus dilestarikan  dan berlangsung secara berkesinambungan? Ada apa dengan istilah Now ? Ada dengan istilah Milenial? Pemikiran ini menghantui saya karena saya mewaspadai adanya reformasi kedua yang berujung juga memberi kesempatan pada PKI dalam kehidiupan pemuda. Ini yang harus dihindari.

Sebagai Tulang Punggung Negara.  Terasa terdengar klasik namun istilah ini harus ada, karena tulisan ini tidak afdoll kalau tidak ada istilah ini, sama membuat pecel tidak ada sayurannya atau RM Padang tidak jualan Rendang, terlebih sekarang ini banyak RM. Padang namun pemiliknya dan yang mengelola orang Tegal sama sekali tidak ada asli Padangnya. Akan ini Negara Indonesia tetapi tampilannya jauh dari istilah pribumi dan nilai nilai pribumi. Kalau bias sedapat mungkin ngaku orang Indonesia namanya Rudy Hartono Bukan Liem Swe King atau Jusuf Kalla Bukan Kwiek Gian Gie.

Pemuda Sebagai kekuatan Bangsa.  Ada dua kekuatan besar dalam diri bangsa Indonesia yang menjadi ancaman bangsa lain dan harus dihancurkan yaitu pemuda. Apapun Profesinya TNI/POLRI profesionalisme dan aktifis kepemudaan. Memiliki peranan yang sama dan fungsi yang sama. Yang membedakan diantara mereka adalah tugas, fungsi dan tanggung jawab.  Bagaimana Negara lain ingin menghancurkan pemuda Indonesia melalui narkotika, pakaian dalam wanita, tehnolgi. Karena orang asing sadar dan paham bahwa bangsa Indonesia tidak biasa dikalahkan dengan kekuatan senjata tetapi dihancurkan mental Ideologinya.

PEMUDA DAN KEWASPADAAN NASIONAL

Kewaspadaan kita ditujukan kepada mereka yang berpikir diluar Pancasila Dan UUd 1945. Secara alami Nasionalisme tidak bermasalah dengan keturunan PKI Dan Komunisme juga NII, Gerakan Sparatisme. Namun yang bangsa Indonesia bermasalah dengan pemikiran dan pola pikir mereka. Seperti sekarang ini masih ada pemikiran dan menampilkan Karto Suwiryo, PKI, Dan Negara Syariat Islam. Kalau mereka sebagai umat muslim hidup di Indonesia berpikir Pancasila bangsa Indonesia tidak mempermasalahkan jadi apa dan menjabat apa?

Keturunan PKI Dan Pengawasan. Anak PKI ada yang sudah menjadi Perwira Polisi Dan lulus AKABRI. Artinya pengawasan yang dilakukan bukan dengan bentuk kekangan tetapi adalah mewaspadai jangan sampai setelah menduduki Jabatan tertentu justru menjadi permasalahan bagi TNI Dan bangsa Indonesia karena adanya hasutan dan tekatan dari orang yang berpikir PKI dengan alasan adanya hubungan emosional masa lalu.

Perubahan Pemahaman Sejarah. Beberapa waktu lalu saya berbicara di pasca sarjana dalam program Doctoral salah satu perguruan tinggi, dalam sebuah diskusi dan pencerahanan tentang pemahaman sejarah, Ternyata memang dikalangan masyarakat sipil khusus pemuda sangat minim memahami sejarah, Ketika saya sampaikan ulasan dalam sebuah kajian tentang komunisme dan PKI mereka baru paham bahaya apa yang mengancam dan kemungkinan segala yang akan terjadi.

Memantapkan Diri. Salah satu untuk memantapkan kehidupan pemuda dalam kebangsaan Indonesia adalah memamahi sejarah yakni sejarah nasionalisme Indonesia dan sejarah keimanan. Agar dengan pemahaman sejarah yang benar tidak akan tergoyahkan iman percaya kepada Tuhan dan keyakinan akan kebenarannya terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Agar tidak dirusak keimanannya dengan adanya pemikiran Agama sebagai penghambat kemajuan atau Pancasila sekarang ini sudah tidak laku. Tetapi pemuda Indonesia akan yakin teguh dan percaya akan Pancasila Dan UUD 1945 sebagai jalan hidup bangsa Indonesia untuk mendapatkan kehidupan kebangsaan Indonesia yang baik, aman, tentram, damai, dan sejahtera.

KORELASI DENGAN KEHIDUPAN TNI

Muncul fenomena politik yang mengatakan Panglima TNI sumber pemecah belah, TNI tidak diperlukan sekarang ini, dan perananan TNI harus dirubah dari pencerminan sejarah. Itu semua bagian dari pemikiran Komunis Dan PKI. Masalahnya terletak pada orang yang berbicara paham tidak tentang sejarah nasionalisme Indonesia atau memang sengaja ingin mengubah sejarah dan pemahamannya ?

TNI Simbol Bhineka Tunggal Ika. Salah satu yang harus dipahami oleh pemuda Indonesia dari TNI adalah bahwa TNI merupakan simbol Bhineka Tunggal Ika. Dalam TNI tidak ada mengenal perbedaan dan asal suku dan wilayah, tetapi sebaliknya RASIS Indonesia sangat kuat dan kokoh, ciri khas Indonesia terpelihara hingga sekarang ini. Mengapa demikian ? TNI sadar sepenuhnya bahwa budaya, keimanan, adat dan tradisi adalah spirit dan pendukung suksesnya tugas pokok TNI tidak hanya bersandar pada kekuatan senjata. Terkesan lucu dan aneh Panglima TNI namanya Tan Chu Hoek. Semoga tidak terjadi masa depan nanti nama Panglima TNI M Yusuf, Khaerudin, Petrus Patinasarani atau Maramis.

TNI Kekuatan Nasional.  Sekali lagi yang tidak suka dengan TNI itu hanya PKI Dan Komunis serta mereka yang berpikir teroris. Karena sepanjang sejarah perjalanan hidupan bangsa Indonesia yang bermasalah dengan TNI hanya kelompok ini. Sedangkan yang lain tidak dan bahkan menjalin hubungan yang harmonis dan berkerjasama dengan serasi dalam pemikiran seimbang dan saling asih. Asah, asuh, saling mengisi dan melengkapi.

TNI Dan RASIS Kebangsaan.  Kalau TNI tidak berpikir rasis apa yang terjadi terhadap bangsa Indonesia? Terlihat kita gagah dengan pakaian dinas dan senjata melintang di punggung tapi pendatang China dapat bebas dengan leluasa memasuki wilayah Indonesia melalui bandara bahkan satu rombongan pesawat melenggang masuk tanpa pemeriksaan imigrasi. Ini sebenarnya sudah merupakan sebuah pengkhianatan terhadap kebangsaan Indonesia. Sepandai pandainya Tupai Melompat Suatu saat akan jatuh juga. Untuk itu mari bercerminlah dari Soekarno dan Soeharto yang begitu terlihat hebat tetapi pemerintahan dapat diakhiri juga.

Kristalisasi PKI sebagai Komoditas suara Harus dihentikan. Saatnya TNI berpikir tepat untuk PKI dan Komunisme. Bentuk pemikiran tepat itu adalah jangan membiarkan komunisme Dan PKI tumbuh berkembang dengan mengelompok dan mengkristal sebagai suatu kekuatan politik yang terkoordinir kalau perlu harus dipisahkan dan membaur dengan nasionalisme Indonesia. Tidak seperti yang terjadi sekarang ini anak PKI dan Anggota PKI masih menampilkan symbol dan ciri PKI dan komunisme. Seperti aku bangga jadi anak PKI, anak PKI ingin meluruskan sejarah, kemudian manampilkan DN Aidit sebagai tokoh terhormat padahal dia seorang pembunuh Jenderal. Demikian kegiatan Oneng yang membentuk paguyuban keluarga PKI dan 65. Karena bila masih mengkristal terus PKI akan menjadi komoditas untuk mendulang dan sumber suara. Akibatnya setiap pemilu dan pergantian kepemimpinan akan merasa tertipu. Ini yang harus dihentikan dan dan dilebur.

KESIMPULAN

Sumpah Pemuda peringatan dan kegiatannya harus dilestarikan dan perlu dipahami oleh pemuda Indonesia sehingga menjadi bagian dari tegak kokohnya NKRI. Karena NKRI tidak akan pernah dihancurkan oleh senjata dan kekuatan militer perang tetapi akan dihancurkan mental dan cara pemikirannya melalui pemahaman sejarah dan persepsi kebangsaan Indonesia dengan cara memutar balikan sejarah nasionalisme Indonesia.

Pemuda Indonesia harus memahami bahwa yang tidak suka dengan TNI hanya PKI Dan komunisme Indonesia serta terorisme. Karena apa mereka tidak suka? Karena TNi manjadi bagian dari kekuatan Negara dan kekuatan TNI rakyat yang mampu melawan kekuatan militer perang musuh dan melawan dari ancaman musuh. Untuk itu mereka tidak suka kalau TNI dekat dengan rakyat mereka tidak suka kalau TNI mesra dengan rakyat. Sikap itu dikembangkan hingga sekarang yang masih hangat didalam ingatan kita anggota TNI AU diteriaki rampok kalau bukan Rakyat yang cinta TNI akan berbuat seperti itu.

Semoga pemuda Indonesia sekarang masih tetap sebagai pemuda yang kita harapkan pemuda yang mau belajar sejarah, setia kepada Pancasila Dan UUD 1945, juga mencintai TNI dan menghargai serta dapat menjalin kerjasama yang baik demi untuk menciptakan kehidupan kebangsaan Indonesia yang aman, tenang, damai, tentram, dan sejahtera.

Akhir dari tulisan ini saya berharap tulisan ini bermanfaat bagi tegak kokohnya NKRI dan keharmonisan kehidupan berbangsa dan bernegara dalam keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Amin.

LEAVE A REPLY