Pimpinan Militer AS: Invasi Darat ‘Satu-Satunya Cara’ Hancurkan Nuklir Korut

Serdadu Amerika Serikat berpartisipasi dalam latihan gabungan dengan militer Korea Selatan pada September lalu.
Serdadu Amerika Serikat berpartisipasi dalam latihan gabungan dengan militer Korea Selatan pada September lalu.

Jurnalpatrolinews – Kepala Staf Gabungan Amerika Serikat mangatakan, satu-satunya cara menghancurkan semua komponen program senjata nuklir Korea Utara adalah melalui invasi darat.

Laksamana Muda Michael Dumont mengutarakan opininya dalam bentuk surat kepada anggota Kongres AS, Ted Lieu.

“Satu-satunya cara untuk ‘menemukan dan menghancurkan secara pasti semua komponen program senjata nuklir Korea Utara’ adalah melalui invasi darat,” tulis Dumont saat menjawab pertanyaan Ted Lieu mengenai potensi konflik Korut.

Potensi korban yang muncul akibat invasi ini, lanjut Dumont, amat tergantung pada intensitas serangan balik Korut terhadap ibu kota Korea Selatan, Seoul, yang berjarak 35 kilometer dari perbatasan. Faktor lainnya adalah seberapa jauh peringatan siaga yang didapat AS dan sekutu-sekutunya.

Menurut Dumont, bantuan serangan dari tembakan artileri dan gempuran udara ke Korut amat mungkin membantu mengurangi jumlah korban.

Risiko yang dihadapi AS dan sekutu-sekutunya adalah kemungkinan digunakannya senjata biologi dan senjata kimia oleh Korut. Meski ada konvensi internasional yang melarang penggunaan senjata tersebut, Korut tidak pernah menandatanganinya.

“Kemungkinan mereka (Korut) menyimpan cadangan (senjata kimia),” sebut Dumont dalam suratnya.

Risiko berikutnya adalah serangan nuklir Korut ketika pasukan AS mencoba melumpuhkan “fasilitas-fasilitas yang jauh tertanam di bawah tanah”.

“Taklimat rahasia adalah jalur terbaik untuk diskusi lebih lanjut,” tulis Dumont.

Bagaimanapun, tegas pria yang memberikan nasihat secara langsung kepada Presiden AS Donald Trump mengenai urusan militer itu, pihaknya mendukung solusi diplomasi dan ekonomi sebelum aksi militer ditempuh.

Pemaparan Dumont dibacakan Ted Lieu di hadapan belasan purnawirawan yang menjadi anggota Kongres. Dalam pidatonya, Lieu mengatakan pemaparan tersebut “sangat merisaukan” seraya mewanti-wanti bahwa menyerang Korut “bisa menimbulkan ratusan, ribuan, hingga jutaan korban tewas hanya dalam beberapa hari pertama pertempuran”.

“Kajian itu menggarisbawahi yang kita ketahui sejak lama: tiada opsi militer yang bagus untuk Korea Utara.”

Surat Dumont dirilis di tengah kunjungan Donald Trump ke Asia. Dalam rangkaian lawatan tersebut, Korut tampaknya akan menjadi topik pembahasan utama. Sebagai gambaran, Trump pernah menyatakan bahwa jika dia dihadapkan pada pilihan membela AS atau sekutu-sekutunya, dia “tidak punya pilihan selain menghancurkan Korea Utara”.

“Presiden perlu menghentikan melontarkan pernyataan-pernyataan provokatif yang mematikan opsi diplomasi dan menempatkan pasukan Amerika ke dalam risiko yang lebih dalam,” kata Lieu. (BBC INDONESIA)

LEAVE A REPLY