Akan Ditutup, Pegawai THM : Satpol PP Jangan Tebang Pilih

jpnewsJP News-Bekasi : Keputusan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bekasi yang akan menutup sembilan tempat hiburan malam (THM), menuai beragam tanggapan dari pegawai hiburan malam.

Salah satunya diungkapkan wanita muda (mami pembina LC-red), yang bekerja di M Club, yang bertempat di bilangan Harapan Indah, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, menurutnya, kalau memang hiburan malam mau di tertibkan, dan di tutup diharapkan pemerintah dalam hal ini Satpol PP, jangan tebang pilih.

“Di Kabupaten Bekasi banyak tempat hiburan malam, tapi kenapa hanya sembilan THM yang ditutup, “ujarnya Kamis (9/11), malam.

Dirinya menyebutkan, bahwa pihak M Club sudah tiga kali disurati oleh Satpol PP. Tapi tidak mengetahui isi surat yang diterimanya.

“Terakhir sekitar tiga hari lalu ada anggota SatPol PP yang datang memberikan surat, saya terima dan langsung saya berikan ke atasan saya, “terangnya.

Keputusan Satpol PP kata dia seolah tebang pilih. Ia juga mempertanyakan dasar Satpol PP hanya menutup sembilan THM.

“Jika tempat kami bekerja ditutup, bagaimana kami menafkahi keluarga, cari kerja itu sangat lah susah, sementara yang bekerja disini ada sekitar 28 orang, “jelasnya.

Berbeda dengan keterangan dari pihak Grand Lyrick Karaoke Keluarga, yang mengaku belum mengetahui adanya keputusan penutupan THM oleh satPol PP.

“Belum ada surat dari Satpol PP, dan pihak kami (Lyricks-red) juga belum tau ada keputusan penutupan THM oleh Pol PP, “terang Supervisor Lyricks, Amel kepada JPNEWS Kamis (9/11) malam.(nurdin)

LEAVE A REPLY