Penyerangan Mapolres Dharmasraya Bersenjata Busur dan Sangkur

Petugas pemadam kebakaran dibantu warga berusaha memadamkan api yang membakar salah satu bangunan di Hotel Puncak Pass Resort, Cianjur, Jawa Barat, Sabtu (23/1). Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 03.00 WIB itu diduga terjadi akibat ledakan tabung gas dari dapur restoran. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/kye/16

JurnalPatroliNews – Mapolres Dharmasraya, Sumbar, dibakar dua pria tak dikenal pada dini hari. Polisi kini mendalami ada atau tidak kaitan kedua pria tersebut dengan kelompok teroris.

Kapolres Dharmasraya AKBP Rudy Yulianto di Pulau Punjung, Minggu, menyatakan kedua pelaku tersebut ditembak petugas setelah berupaya melakukan penyerangan terhadap polisi.

Surat jihat dari pelaku penyerangan polres Dharmasraya
Surat jihat dari pelaku penyerangan polres Dharmasraya

“Kedua pelaku saat melakukan penyerangan menggunakan perlengkapan yang membahayakan seperti anak panah, sangkur, dan busur,” katanya.

Diketahui kedua pria tersebut berbusana serba hitam dan membawa busur panah di tangan mereka. Saat hendak disergap oleh aparat, kedua pelaku mencoba melawan aparat hingga akhirnya ditembak dan tewas di tempat.

Penyerangan terjadi pada hari Minggu (12/11/2017) pukul 02.45 WIB yang mengakibatkan seluruh bangunan utama Polres hangus terbakar. Tak lama setelah itu, mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi untuk melakukan pemadaman. (dai)

LEAVE A REPLY