Fahri Hamza: KPK Sudah Berkali-Kali Membohongi Publik

soal-setnov-sindiran-fahri-hamzah-ke-kpk-nyelekit-banget_m_160853JurnalPatroliNews JAKARTA – Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengaku geram dengan klaim KPK atas Rp 2,3 triliun kerugian negara, dari kasus dugaan korupsi KTP elektronik.

Selain itu Fahri juga mengkritik langkah KPK yang kembali menetapkan Setya Novanto sebagai tersangka kasus dugaan korupsi e-KTP.

“Dari awal saya lihat ini main- main kan. Sekarang suruh (KPK) jawab itu, yang dia bilang kerugian negara Rp 2,3 triliun itu mana? Kan dia bohong. KPK melakukan kebohongan publik dalam kasus e-KTP ini sudah berkali-kali,” kata Fahri kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (13/11/2017).

Dia menuding KPK sudah berkali-kali melakukan pembohongan publik dalam kasus e-KTP ini. Misalnya, kata Fahri, dari awal KPK menyatakan bahwa mastermind-nya e-KTP adalah mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Nazaruddin, bekas Ketua Fraksi PD Anas Urbaningrum dan Setya Novanto.

Lebih lanjut Fahri menilai, proses hukum Novanto yang dilakukan KPK sudah seperti guyonan dan terjadi tarik menarik kepentingan.

Hal ini karena KPK selalu mangkir dari panggilan Pansus angket KPK, padahal telah ditemukan dugaan penyimpangan kinerja. (dai)

LEAVE A REPLY