Demokrat Bali, KRB Akan Deklarasikan Paslon Pilgub Bali 2018. Siap Hadapi Paslon Dari PDIP, I Wayan Koster – Cok Ace

pilgubJurnalpatrolinews-Jakarta – PDIP menyebut ada konspirasi  9 partai politik bergabung membuat satu koalisi untuk menghadapi PDIP, yang mengusung I Wayan Koster-Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace), di Pilgub Bali 2018. Hal itu tentunya hanya bentuk klaim sepihak.

“Itu klaim kan. Karena beberapa dari 9 partai itu membuka dialog dengan PDIP karena PDIP kan semangatnya gotong royong, terbuka,” ujar Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, Senin (13/11).

Hasto memastikan sudah ada beberapa partai yang berkomunikasi dengan PDIP dan mempertimbangkan untuk mengusung Wayan Koster-Cok Ace. Namun, menurutnya, komunikasi itu baru hingga tingkat daerah.

“Ada beberapa partai komunikasi dengan PDIP. Itu baru dari daerah, setelah itu dialog dilakukan ke tingkat nasional,” sebut Hasto.

Di tingkat pusat, PDIP juga berkomunikasi dengan partai-partai sesama pendukung pemerintah. Namun untuk Golkar, kata Hasto, PDIP memahami sikap partai berlambang pohon beringin itu yang mengusung kadernya, Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bali I Ketut Sudikerta.

“Jakarta kita intens antar partai pengusung, pendukung pemerintah. Tapi Golkar kita tahu dukung Pak Sudikerta, kita pahami karena itu kadernya. Kita dukung partai yang memajukan kadernya,” tuturnya.

Hasto kemudian menyebut partai-partai yang berkomunikasi dengan PDIP terkait Pilgub Bali. Partai-partai itu merupakan parpol yang diklaim masuk gabungan 9 partai yang hendak melawan Wayan Koster.

“PAN, PKB, komunikasi berjalan dengan baik. Lalu Hanura, Demokrat, juga ada komunikasi dengan kami. Paling banyak diprediksi 3 calon di Pilgub Bali,” jelas Hasto.

Menurut dia, akan sangat sulit bila 9 parpol berkoalisi menjadi satu mengusung pasangan. Sebab, pengelolaannya, dinilai Hasto, akan sangat sulit.

“Banyak partai mengelolanya susah. Kalau ditinjau dengan jumlah partai, Pilpres 2014, saat itu lebih banyak parpol yang dukung Pak Prabowo daripada parpol yang dukung Pak Jokowi,” urainya.

Seperti diberitakan sebelumnya, 9 parpol diklaim bergabung untuk koalisi melawan PDIP di Pilgub Bali. Mereka menamakan diri sebagai Koalisi Rakyat Bali (KRB) dan sudah mempertimbangkan sejumlah nama untuk menjadi pesaing Wayan Koster-Cok Ace.

“Nama-nama tokoh yang masuk kemarin untuk cagub ada Pak Rai Mantra dan Pak Sudikerta,” sebut Ketua DPD Demokrat Bali, I Made Mudarta, Senin (13/11).

Sembilan parpol dalam KRB itu adalah Partai Golkar, Partai Hanura, Partai Gerindra, Partai Demokrat, Partai NasDem, PKPI, PAN, PKS, dan Perindo. Nama tokoh yang digadang untuk paslon dari KRB tak lain adalah Wakil Gubernur Bali I Ketut Sudikerta dan Wali Kota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra.

“Nama-nama ini sedang digodok dan pimpinan DPD parpol dalam KRB sedang komunikasi dengan DPP masing-masing,” ujar Mudarta.

Mudarta menyatakan tak lama lagi KRB akan mendeklarasikan paslon yang diusung untuk Pilgub Bali 2018. Siapa pun nama yang akan diusung, koalisi besar ini akan menghadapi paslon dari PDIP, I Wayan Koster-Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati alias Cok Ace. (Luk*)

LEAVE A REPLY