89 Ribu Penumpang Pesawat Batal Terbang

penumpang-bandara-ngurah-rai_20171127_131321JurnalPatroliNews – Sekitar 89 ribu penumpang dari dan menuju ke Bandara Internasional Ngurah Rai, Denpasar, Bali batal terbang seiring dengan pembatalan 445 penerbangan akibat meningkatnya status Gunung Agung yang menjadi awas yang menyebabkan ditutupnya bandara hingga Selasa (28/11).

Ditjen Perhubungan Udara selaku regulator penerbangan Indonesia meminta para penyelenggara penerbangan nasional untuk tetap memberikan pelayanan terbaik pada para penumpang yang masih di bandara.

“Hingga siang ini,¬† 27 November¬† 2017 terdapat sekitar 445¬† penerbangan yang terdampak penutupan bandara akibat vulcano ash Gunung Agung ini. Jumlah penumpangnya mencapai ribuan orang. Untuk itu kami menginstruksikan agar maskapai penerbangan dan pengelola bandara tetap memberikan pelayanan terbaik sesuai PM 89 tahun 2015 tentang Delay Management,” ujar Sekretaris Ditjen Perhubungan Udara Pramintohadi Sukarno, Senin (27/11/2017).

Untuk mengantisipasi penerbangan yang akan tiba ke Bali, pihak Ditjen Perhubungan sudah menyiagakan lima alternatif bandara yaitu Bandara Juanda Surabaya, Bandara Lombok Praya, Bandara Sultan Hasanussin Makassar, Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan, Bandara Adi Soemarmo Solo, Bandara Ahmad Yani Semarang dan Bandara Adi Sutjipto Yogyakarta.

Adapun langkah-langkah persiapan, khususnya yang berkaitan dengan layanan kepada para penumpang, yaitu menyiagakan bus untuk alih moda transportasi para calon penumpang dengan tujuan Terminal Mengwi dan Pelabuhan Padang Bai.

Pusat informasi layanan pengembalian biaya tiket dan penjadwalan ulang tiket, gerai khusus konsulat jenderal untuk melayani kebutuhan warga negaranya masing-masing, memberikan hiburan berupa musik dan tarian tradisional Bali serta layanan tambahan berupa minuman dan makanan ringan. (dai)

LEAVE A REPLY