Operasional PLN Menggunakan Motor Listrik

68abcb05-cfd7-4090-9771-fcf859efd9acJurnalPatroliNews JAKARTA – PT PLN Distribusi Jakarta Raya (Disjaya) menggunakan 60 unit motor listrik sebagai kendaraan operasional. Langkah ini diharapkan dapat dijadikan pelopor penggunaan kendaraan listrik di Indonesia.

General Manager PLN Disjaya M. Ikhsan Asaad menjelaskan seluruh pejabat di Lingkungan PLN Disjaya telah dihimbau untuk menggunakan motor listrik. 60 unit motor yang akan diserahterimakan kepada PLN Disjaya.

Ke depannya, pegawai PLN Disjaya dan pegawai PLN unit-unit juga akan diinstruksikan untuk menggunakan kendaraan listrik dan juga peralatan-peralatan listrik lainnya, seperti kompor induksi.

“Untuk masing-masing area dapat motor listrik agar dapat menggunakan kendaraan listrik ini sebagai pelopor bagi lingkungan sekitar,” ujar Asaad, Senin (27/11/2017).

Ikhsan melanjutkan, 60 unit motor tersebut akan didistribusikan kepada 17 area yang berada di wilayah kerja PLN Disjaya. Artinya 17 area tersebut masing-masing akan menerima tiga motor, sedangkan sisanya akan digunakan di kantor distribusi sebagai kendaraan operasional non-teknis, seperti kegiatan pemasaran.

Bersamaan dengan hal tersebut PLN terus mengembangkan infrastruktur berupa charging station, Stasiun Penyedia Listrik Umum (SPLU) sejak Agustus 2016 dan telah tersebar di lebih dari 700 titik di seluruh DKI Jakarta, serta akan terus berkembang.

Dirinya berharap agar kerjasama ini dapat terjalin semakin baik ke depan, membawa manfaat bagi pihak-pihak terkait dan dapat menjadi suatu hal yang dapat diimplementasikan dengan penuh komitmen. (dai)

LEAVE A REPLY