Ahmad Dhani Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Ujaran Kebencian

Ahmad-dhani-tersangka-601x400JurnalPatroliNews JAKARTA – Musisi Ahmad Dhani Prasetyo menjadi tersangka kasus dugaan ujaran kebencian yang diduga dilakukan terhadap pendukung Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok di media sosial.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, Dhani ditetapkan sebagai tersangka setelah Polres Jakarta Selatan melakukan gelar perkara pada kasusnya.

“Ya benar,” ujar Argo tanpa merinci lebih jauh soal penetapan tersangka kepada Dhani, Selasa (28/11).

Ahmad Dhani bersikeras tak bersalah atas cuitannya melalui akun Twitter pribadinya yang menuliskan, “Siapa saja yg dukung Penista Agama adalah Bajingan yang perlu di ludahi muka nya – ADP.”

“Iya, saya baru mendapatkan kabar melalui surat panggilan terhadap Mas Dhani sebagai tersangka,” kata Ali Lubis, pengacara Ahmad Dhani, ketika dikonfirmasi pada Selasa (28/11/2017).

Ali mengatakan, Dhani menerima surat panggilan dari Polres Metro Jakarta Selatan untuk memberi keterangan pada Kamis (30/11/2017). Ali mengaku, Dhani akan kooperatif mengikuti proses hukum yang berlaku.

“Kami akan ikuti proses hukum ini sebagaimana mestinya sambil menyiapkan dan melakukan pembelaan hukum lainnya terhadap Mas Dhani,” ujarnya.

Jack Lapian selaku simpatisan Ahok sekaligus pendiri BTP Network tetap melaporkan kicauan itu ke polisi pada Kamis, 9 Maret 2017. Dalam laporannya, Dhani diduga melanggar Pasal 28 ayat 2 Jo Pasal 45 ayat 2 Undang-Undang RI Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Kasus ini sendiri telah ditingkatkan ke tahap penyidikan sejak 14 Juli 2017 dengan ditandai pengiriman Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) ke kejaksaan. Dengan begitu, polisi telah menemukan unsur pidana dalam perkara tersebut. (dai)

 

LEAVE A REPLY