Pemimpin Dunia Kutuk Uji Coba Rudal Korut Terbaru

nuklir1JurnalPatroliNews – Sekjen PBB Antonio Guterres mengutuk uji coba rudal antarbenua yang kembali dilakukan Korea Utara (Korut). Pemimpin badan dunia itu pun menyerukan Pyongyang untuk berhenti mengambil langkah-langkah destabilisasi lebih jauh lagi.’

“Ini pelanggaran nyata atas resolusi Dewan Keamanan dan menunjukkan ketidakpedulian sepenuhnya terhadap pandangan bersama komunitas internasional,” ujar Guterres dalam sebuah statemen, Rabu (29/11/2017).

Dewan Keamanan PBB akan menggelar sidang darurat hari Rabu ini untuk membahas peluncuran rudal terbaru Korut tersebut. Guterres menekankan, dirinya siap untuk bekerja sama dengan semua pihak guna meredakan ketegangan.

Korut hari ini mengklaim berhasil meluncurkan rudal balistik antarbenua jenis baru, yang disebut Hwasong-15. Rudal antarbenua (ICBM) itu diklaim mampu menjangkau seluruh daratan utama AS.

Peluncuran tersebut merupakan yang terbaru setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump awal bulan ini mengumumkan Korea Utara sebagai negara sponsor terorisme.

Presiden Korea Selatan Moon Jae-in  mengecam peluncuran rudal ICBM, yang meminta masyarakat internasional untuk terus menekan dan membatasi Pyongyang. Moon juga menyebut bahwa tes tersebut merupakan ancaman serius bagi perdamaian global.

Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe mengutuk peluncuran rudal Korea Utara sebagai tindakan kekerasan yang tidak dapat ditoleransi. Abe juga meminta sidang darurat Dewan Keamanan PBB.

“Kami tidak akan menyerahkan kepada  tindakan provokatif dan akan memaksimalkan tekanan pada Pyongyang,” kata Abe.

Menteri Luar Negeri Negara Amerika Serikat, Rex Tillerson, hari ini mendesak masyarakat internasional untuk mengambil langkah baru dalam menekan Pyongyang untuk menghentikan program pengembangan senjata nuklir.

“Masyarakat internasional perlu mengambil langkah-langkah baru untuk meningkatkan keamanan maritim, termasuk memblokir rute maritim ke Korea Utara,” katanya. (dai)

LEAVE A REPLY