Irjen Setyo Wasisto, Untuk Sementara Fahruzi Tidak Ada Kaitannya Dengan Kelompok Teroris

irjenJurnalPatroliNews-Jakarta – Hasil pemeriksaan Pihak Kepolisian terhadap ¬†Fahruzi, pria yang mengancam menusuk anggota polisi di kawasan Jl Sudirman, Setia Budi, Jakarta Selatan, ‘Untuk sementara polisi menyimpulkan pria tersebut tidak ada kaitannya dengan kelompok teroris’.

Awalnya Fahruzi bukan langsung berniat menusuk polisi, melainkan terlibat keributan dengan orang terlebih dahulu. Berdasarkan hal itu, Polisi  belum dapat menyimpulkan aksi tersebut apakah ada kaitan dengan kelompok teroris. Kata Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Setyo Wasisto, Jumat (1/12).

“Jadi kesimpulan sementara, kami belum berani menyimpulkan bahwa itu terkait dengan terorisme. Karena kita melihat ada insiden sebelumnya antara yang bersangkutan dengan orang lain. Kemudian anggota mau mengamankan, ternyata malah berbalik mau menyerang anggota yang mau mengamankan ini,” bebernya.

Meskipun demikian dia tetap meminta para anggota kepolisian tetap waspada dan berhati-hati. Sebab tidak tertutup kemungkinan semua hal bisa terjadi.

“Saya menyatakan bahwa ada baiknya untuk ‘warning’ kepada kawan-kawan petugas di lapangan tetap waspada. Karena kan tidak tertutup kemungkinan ya orang-orang memanfaatkan situasi yang seperti ini. Mereka memanfaatkan melakukan penyerangan,” ujar dia.

Sebelumnya, kejadian pengancaman yang dilakukan Fahruzi terjadi sekitar pukul 11.00 WIB di Jalan Sudirman, Jakarta Selatan. Fahruzi terlibat keributan dengan pengguna jalan dan lantas mengancam untuk menusuk polisi.

Dia meminta agar polisi bertaubat dan berteriak ‘Polisi gendut memakan duit anak yatim’. Fahruzi juga mengaku sebagai cucu Nabi Muhammad SAW.

Akibat perbuatannya ini, polisi terpaksa menangkap Fahruzi dan memintanya keterangan lebih lanjut. Polisi juga menyita sebilah pisau dari tangan Fahruzi. (**)

LEAVE A REPLY