Kejati DKI Periksa Bank Jatim Kasus Pembobolan Dana

bank-jatim-tellerJurnalPatroliNews JAKARTA – Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta telah memeriksa Direktur Agrobisnis dan Usaha Syariah Bank Jatim Tony Sudjiaryanto terkait dugaan pembobolan uang bank tersebut senilai Rp72,832 miliar.

“Tony Sudjoaryanto telah diperiksa penyidik karena pernah menjabat sebagai pimpinan cabang Bank Jatim periode 2008 sampai 2011,” kata Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati DKI Jakarta, Sarjono Turin di Jakarta, Kamis (30/11).

Mereka mencari dokumen terkait dugaan korupsi penyaluran kredit usaha rakyat yang merugikan negara sebesar 72 miliar rupiah.

Kasus ini dinaikan ke tingkat penyidikan karena ada indikasi melakukan kecurangan dan manipulasi data, di mana 178 nasabah mengajukan pinjaman dengan persyaratan yang kurang, tetapi tetap diloloskan oleh pihak Bank Jatim.

Kejaksaan menilai ada indikasi persekongkolan antara pihak nasabah dan Bank Jatim cabang Wolter Monginsidi.

Penggeledahan menemukan dokumen-dokumen terkait permohonan kredit KUR 172 nasabah, data-data debitur yang bermasalah/tidak membayar.

“Posisi outstanding tunggakan debitur bermasalah per 31 oktober 2017,” katanya.

Sebenarnya kredit itu sendiri telah diasuransikan kepada PT Jamkrindo. Untuk bulan pertama dibayarkan namun memasuki bulan kedua asuransinya sudah tidak dibayarkan hingga menimbulkan kerugian negara.

Kejati meningkatkan kasus itu dari penyelidikan ke penyidikan pada awal November 2017, dan sampai sekarang masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi. (dai)

LEAVE A REPLY