Gunung Semeru Status Waspada, Masyarakat Dihimbau Tidak Melakukan Aktivitas

createimage_smallJurnalPatroliNews LUMAJANG – Kepala Bidang Pencegahan Kesiapsiagaan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang Wawan Hadi mengatakan Gunung Semeru mengalami gempa letusan dan guguran yang merupakan aktivitas gunung api dalam status waspada.

“Kami menerima laporan setiap harinya terkait dengan aktivitas gunung yang memiliki ketinggian 3.676 meter dari permukaan laut (mpdl) itu dari petugas pos pengamatan gunung api Semeru di Gunung Sawur,” katanya di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. (2/12)

Kepala Bidang Pencegahan Kesiapsiagaan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang Wawan Hadi mengatakan Gunung Semeru mengalami gempa letusan dan guguran yang merupakan aktivitas gunung api dalam status waspada.

Ia menjelaskan, kesimpulannya gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut tingkat aktivitasnya masih pada level II atau Waspada, sehingga disarankan untuk masyarakat dan pendaki tidak melakukan aktivitasnya 4 kilometer dari puncak Semeru (Mahameru).

Selain itu, lanjut dia, BPBD Lumajang mengimbau kepada masyarakat yang bermukim di dekat bantaran sungai Besok Bang, Kembar, Kobokan dan Sungai Besuk Sat harus selalu waspada terhadap bahaya banjir atau lahar dingin ketika di puncak Semeru turun hujan lebat.

Sementara petugas Pos Pengamatan Gunung Api Semeru Suparno mengatakan gempa letusan/erupsi yang terjadi merupakan hal yang wajar dan biasa terjadi pada gunung yang masih aktif dengan status waspada.

“Gempa guguran Gunung Semeru yang memiliki ketinggian 3.676 meter dari permukaan laut masih merupakan aktivitas gunung api yang wajar dengan status waspada atau level II,” tuturnya. (dai)

LEAVE A REPLY