Bank Indonesia Luncurkan Gerbang Pembayaran Nasional

080824100_1512369597-20171204-BI-Resmi-Luncurkan-Gerbang-Pembayaran-Nasional-Angga-8JurnalPatroliNews JAKARTA – Bank Indonesia (BI) resmi meluncurkan aturan mengenai Gerbang Pembayaran Nasional atau National Payment Gateway (NPG) di Gedung Bank Indonesia pada Senin pagi.

Gubernur BI Agus D. W. Martowardojo menjelaskan, selama ini telah terjadi fragmentasi dalam sistem pembayaran. Fragmentasi itu disebabkan oleh keinginan setiap bank mengembangkan sistem pembayaran ekslusif, yang hanya bisa diproses menggunakan mesin EDC miliknya sendiri.

Kondisi tersebut membuat sistem pembayaran di masyarakat, maupun pengelolaannya oleh bank menjadi tidak efisien. Masyarakat butuh banyak kartu pembayaran dari bank berbeda di dalam dompetnya, sedangkan bank harus menyediakan EDC yang bisa membaca kartu debit buatan mereka untuk setiap kasir di toko.

“Karena itu GPN ini jadi penting. Sejak digagas 20 tahun lalu, mulai dari cetak birunya pada 1995-1996. Sekarang kita sudah resmikan dan bisa mulai implementasikan sistem tersebut,” ujar Agus dalam peluncuran GPN di Gedung BI, Senin (4/12/2017).

Selama ini kartu debit dan kartu kredit tertentu tidak bisa digunakan di semua mesin EDC. Meskipun diterima, biaya transaksinya akan tinggi.

Dengan adanya GPN ini maka bisa menurunkan biaya transaksi dari awalnya tingkat merchant discount rate (MDR) sebesar 2%-3% kini menjadi 1%.

Seiring dengan peluncuran GPN ini, BI juga meluncurkan tiga lembaga penunjang yaitu lembaga switching, standard dan service.

Dalam peluncuran ini juga dihadiri Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Koordinator Perekonomian Daemin Nasution, Menteri Komunikasi dan Informastika Rudiantara serta Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa. (dai)

LEAVE A REPLY