Korupsi Mega Proyek e-KTP, Andi Narogong Dituntut 8 Tahun Penjara

1335446331JurnalPatroliNews JAKARTA – Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi meminta majelis hakim menjatuhkan pidana delapan tahun penjara terhadap terdakwa Andi Agustinus alias Andi Narogong. Selain itu, terdakwa korupsi proyek pengadaan e-KTP tersebut juga dituntut membayar denda Rp1 miliar subsider enam bulan kurungan.

“Kami menuntut agar majelis hakim memutuskan, menyatakan terdakwa¬† telah terbukti secara sah dan meyakinkan¬† bersalah melakukan tindak pidana korupsi,” ujar jaksa Mufti Nur Irawan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (7/12/2017).

Menurut jaksa, perbuatan Andi tidak mendukung pemerintah dalam memberantas tindak pidana korupsi. Perbuatan Andi berakibat masif, yang menyangkut kedaulatan data kependudukan nasional.

Selain itu, jaksa menilai dampak negatif perbuatan Andi masih dirasakan sampai saat ini. Kemudian, perbuatannya telah menimbulkan kerugian negara dalam jumlah besar.

Menurut Jaksa KPK itu, Andi terbukti memperkaya diri sendiri, orang lain dan korporasi dalam korupsi proyek pengadaan e-KTP. Perbuatan Andi telah membuat kerugian negara Rp2,3 triliun.

Jaksa menilai Andi terbukti melanggar Pasal 3 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. (dai)

 

LEAVE A REPLY