Gunung Agung 6 Kali Erupsi Selama 6 Jam Terakhir

gunung-agung-6-kali-batuk-kepulan-asap-mencapai-2000-meterJurnalPatroliNews BALI – Gunung Agung terus menunjukkan peningkatan aktivitas. Berdasarkan laporan enam jam terakhir mulai pukul 00.00-06.00 Wita telah terjadi enam kali erupsi di puncak gunung terbesar di Bali itu.

Berdasarkan laporan MAGMA VAR milik Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), kepulan asap letusan bertekanan sedang berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan ketinggian asap mencapai 1000-2000 meter di atas puncak kawah. Sinar api juga teramati dari dasar kawah.

“Teramati Sinar api dari kawah puncak Gunung Agung dari Pos Rendang di Karangasem. Asap kawah yang keluar mengarah ke barat laut,” lapor salah seorang petugas PVMBG Anwar Sidiq.

Ketingian abu vulkanik yang dikeluarkan Gunung Agung yang terpantau alat PVMBG saat ini mencapai 1.000-2.000 meter dari atas puncak.

Dilaporkan pula bahwa jumlah embusan setinggi 2000 meter terjadi sebanyak tiga kali dengan tekanan amplitudo 4-25 mm, durasi : 65-135 detik.

“Tremor terjadi terus menerus, dominan 2 mm. Masih low frekuensi,” tambahnya.

Menyikapi ini Devy Kamil Syahbani selaku Kepala Sup Bidang Mitigasi di Pos Pengamatan Gunung Agung, Karangasem Bali mengaku belum bisa memastikan kebenarannya. Karena harus ditinjau ke lapangan tentang adanya butiran pasir akibat erupsi.

“Butiran Ini dapat terbentuk pada kolom erupsi karena kondisi kelembaban dan gaya elektrostatis. Kondisi yg dimaksud terjadi di saat material abu berinteraksi dengan air, bisa air dari kawah (sehingga ini sering diasosiasikan dengan letusan freatomagmatik),” terangnya.

Terkait adanya laporan dari warga pihaknya akan mencoba untuk melakukan pengecekan dengan pengambilan sampel. (dai)

LEAVE A REPLY