Januari Kelabu, 500 Wisatawan Terdampar di Pulau Harapan

pulau-harapanJurnalPatroliNews-Jakarta : Sejumlah wisatawan lokal yang berkunjung ke Pulau Harapan, Kepulauan Seribu, terdampar ,  Tampaknya 500 wisatawan harus berlapang dada menerima kenyataan tak bisa kembali ke Jakarta, hari ini.

Kehadiran mereka datang ke Pulau Harapan dalam rangka libur Tahun Baru 2018.

Menurut salah seorang wisatawan, Fajri Nelpa Putra, Kapal Bima yang digunakan untuk mengangkut para wisatawan kembali ke Jakarta mengalami kerusakan di bagian mesin.

“Iya ada sekitar 500 wisatawan tertahan di sini, kan sudah ada yang beli tiket Kapal Bima. Kapal ini tuh katanya kapal terakhir yang dari Pulau Harapan ke Muara Angke, Jakarta Utara,” ujar Fajri, Senin (1/1).

Menurut Fajri, kapten Kapal Bima tak mau mengambil risiko akibat rusaknya mesin kapal tersebut. Kapten kapal, kata Fajri, harus mengambil keputusan untuk tak memberangkatkan para wisatawan kembali ke Jakarta.

“Belum lagi sekarang sudah sore kalau mau diperbaiki (mesin kapal) pun juga pasti belum tentu bisa benar cepat, magrib juga belum tentu benar. Jadi jalan ya malam tapi kan cuaca enggak bakalan bagus saat sore dan malam, ya enggak bisa diberangkatkan,” jelas Fajri.

Sempat terjadi kericuhan antara wisawatan dengan penyedia kapal. Menurut Fajri, sebagian wisatawan terutama wisatawan luar kota tetap berharap ingin berangkat hari ini, karena esok hari, Selasa (2/1) mereka harus kembali bekerja, maupun mengejar jadwal keberangkatan pesawat.

“Tapi sekarang sudah kondusif banyak yang udah menerima, tapi ada 10 wisatawan dari Medan besok harus flight jam 11.00 WIB, mereka ngotot buat bisa berangkat jam 05.00 shubuh, nah itu lagi diobrolin,” cerita Fajri.

Sejauh ini, menurut Fajri pihak penyedia kapal belum bisa memastikan ada tidaknya rencana kapal yang kembali berlayar ke Jakarta, hari ini.

“Sebenernya kalau alternatif katanya ada kapal pengganti tapi kan cuaca kalau sore dan malam hari juga enggak bagus jadi penyedia kapal katanya enggak mau membahayakan, jadi berangkat besok,” terang Fajri.

Untuk menghindari hal yang tak diinginkan, pihak Polres Kepulauan Seribu dan Dinas Perhubungan DKI Jakarta telah dikerahkan untuk membantu memberikan arahan ke para wisatawan yang tertahan di Pulau Harapan.(**)

LEAVE A REPLY