Artis Terjerat Narkoba, Reza Indragiri: Jangan Jadikan Panggung Promosi

maxresdefaultJurnalPatroliNews JAKARTA – Artis Jennifer Dunn (JD) kembali tersangkut kasus narkoba. Polisi berpesan kepada public figure agar memberikan contoh yang baik kepada masyarakat dengan menjauhi narkoba.

“Jauhi narkoba sekarang juga. Sebagai public figure harusnya jadi contoh,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, Rabu (3/1).

Ia mengatakan pengedar dan penyalah guna narkotika akan ditindak tegas. Hal itu berkaitan dengan upaya Indonesia melawan peredaran narkotika.

Ahli Psikologi Forensik dari Universitas Bina Nusantara (Binus) Reza Indragiri Amriel mengungkapkan Jennifer Dunn itu merupakan pelaku narkoba kambuhan. Dia menegaskan, artis atau selebritis yang tersangkut narkoba mesti dihukum berat, apalagi melakukan kejahatan itu berulang.

“Saya selalu sarankan, pecandu narkoba dari kalangan selebritis kudu diberikan pemberatan sanksi pidana. Mereka sudah mengkhianati publik yang kadung menganggap mereka sebagai panutan. Apalagi JD adalah pelaku kambuhan,” tegas Riza di Jakarta, Rabu (3/1).

“Kalau perlakuannya lembut, ‘mengemongi’ JD dan malah mengesankan memberi panggung promosi, JD malah bisa kian populer,” ujar Reza.

Hal tersebut bisa terlihat dalam ekspresi JD yang seolah tampak tidak ada rasa penyesalan. Hanya dalam mulutnya saja dia mengaku menyesal mengulang perbuatan yang sama.

Reza mengaku khawatir jika peristiwa ini justru dianggap sebagai jembatan emas menuju kesuksesan JD. Sehingga, Reza menyarankan agar polisi bisa memberikan sanksi pidana yang lebih berat lagi kepada JD.

“Media bisa juga memberikan sanksi sosial. Jangan lagi kasih panggung ke JD, di forum-forum kampanye antinarkoba jadikan dia sebagai contoh tentang kebejatan manusia terhadap lingkungan dan dirinya sendiri, media jangan wartakan dia,” tambah Reza.

Belum lama ini, aktor Tio Pakusadewo tertangkap terkait kasus kepemilikan dan penggunaan sabu pada 19 Desember 2017 di kediamannya di kawasan Ampera, Jakarta Selatan. Bintang film ‘Night Bus’ itu ditangkap dengan barang bukti yang disita dengan satu buah cangklong dan sabu sekitar 1,06 gram. Kini Tio menjalani rehabilitasi setelah mendapat keputusan dari Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DKI Jakarta. (dai)

LEAVE A REPLY