Irjen Pol Setyo Wasisto, Pelemparan Molotov di Mapolsek Bontoala, Tidak Masuk Kategori Teror

Irjen Pol Setyo Wasisto
Irjen Pol Setyo Wasisto

JurnalPatroliNews-Jakarta – Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Setyo Wasisto mengatakan peristiwa Pelemparan Bom Molotov di Mapolsek Bontoala, Sulawesi Selatan oleh Orang Tak Kenal (OTK) sekitar pukul 03.00 Wita, Senin (1/1) kemarin. Hal itu dilakukan oleh orang iseng. Jadi polisi menanggap kejadian tersebut tidak masuk kategori teror.

“Itu sih kecil aja. Masa se-Indonesia dari 5.000 lebih polsek yang dikedepankan itu aja, liat yang lain. Itu kerjaan orang iseng aja,” kata Setyo di Kompleks Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (2/1).

Setyo memastikan tidak ada kerusuhan atau kejadian yang serupa di wilayah lainnya. Terlebih lagi kegiatan Car Free Night pada malam tahun baru di Puncak, Jawa Barat, terbilang sukses dan aman.

“Alhamdulilah tidak ada (selain Bontoala), semuanya aman. Kegiatan tahun baru kemaren khususnya car free night aman, enggak ada kejadian menonjol,” pastinya.

Setyo pun menegaskan bahwa sampai saat ini pihaknya belum bisa memastikan siapa pelaku pelemparan barang yang diduga bom molotov. Oleh karena itu, pihaknya masih terus melakukan penyelidikan atas kasus tersebut. “Enggak ada itu (satu nama pelaku). Udah dijelasin,” tandasnya.

Seperti diketahui, Mapolsek Bontoala, Sulawesi Selatan, dilempar dengan benda yang mempunyai daya ledakan yang cukup kencang dan kuat oleh Orang Tak Kenal (OTK), sekitar pukul 03.00 Wita, Senin (1/1).

Dari ledakan tersebut, sedikitnya dua orang polisi menjadi korban ledakan yang diduga bom molotov tersebut yaitu Kapolsek Bontoala Kompol Rafiuddin di bagian tangan dan juga Brigpol Yudirsan di bagian paha.

Ledakan yang melukai keduanya adalah ledakan ketiga setelah pelaku meledakkan dua bom sebelumya. Ledakan pertama bunyinya tidak begitu keras dan ledakan kedua keras sehingga Kompol Rafiuddin berdiri mengecek bersama anggotanya. Saat itulah bom ketiga dilemparkan ke arah Kompol Rafiuddin dan anggotanya.(**)

LEAVE A REPLY