Jokowi Colek Sofyan Jalil, Program Redistribusi Lahan Bertahun-tahun Tapi Masif

rakernasbpn2Jurnalpatrolinews – Jakarta, Presiden Joko Widodo mengamanatkan Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil agar fokus merealisasikan program reforma agraria dan redistribusi (penyaluran kembali) tanah tahun ini. Menurutnya, program ini belum berjalan baik tahun lalu.

Hal itu terlihat dan terasa jelas ketimpangan penguasaan tanah terutama dalam penguasaan hak guna usaha (HGU) sehingga masih banyak rakyat tidak memiliki akses untuk 50 meter persegi-100 meter persegi tanah.

“Program ini dibicarakan bertahun-tahun tapi kenyataan masif belum menjadi kenyataan,” ujar Jokowi dalam Rakernas Kementerian ATR di Grand Sahid Hotel, Rabu (10/1).

Ia menginstruksikan Sofyan fokus pada HGU dalam redistribusi tanah mulai dari memperhatikan masa berlaku yang habis dan juga yang tidak mengajukan perpanjangan.

Lahan-lahan seperti itu nantinya ditetapkan menjadi ‘Tanah terlantar dan dijadikan
Cadangan tanah negara sehingga bisa diredistribusikan kepada 40 persen masyarakat kecil yang sangat membutuhkan’.

Program ini diminta terintegrasi dengan program peminjaman kredit usaha rakyat (KUR), pertanian, UMKM, serta bekerja sama dengan BUMN sehingga dapat menekan kesenjangan masyarakat.

“Kalau ini dilakukan, saya yakini bisa menurunkan gini ratio kita. Oleh sebab itu berikan dukungan dan perhatian,” tegas Jokowi kepada seluruh jajaran Kementerian ATR. (**).

LEAVE A REPLY