BUMN Tingkatkan Konektifitas 109 Bandara Di Papua

066929700_1515723826-Menteri_BUMN_Rini_Soemarno_di_Sentani__Papua-okJurnalPatroliNews – Perusahaan Umum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (Perum LPPNPI) atau dikenal dengan nama AirNav Indonesia bersinergi dengan BUMN lain.

Tujuannya untuk melakukan modernisasi layanan navigasi di Papua demi mendukung konektivitas 109 bandar udara di Papua mulai dari kota hingga daerah terpencil.

Modernisasi navigasi ini meliputi peningkatan layanan menjadi radar service, impelementasi radar sintetis berbasis satelit atau ADS-B (Automatic Dependent Surveillance-Broadcast) dan penerapan prosedur PBN (Performance-Based Navigation).

Hadir pada kesempatan itu Menteri BUMN Rini Soemarno, Direksi Perusahaan Umum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI) dan BUMN, Gubernur Papua Lukas Enembe, Pangdam Cendrawasih, Polda Papua, dan para pejabat Kementerian Perhubungan dan Kementerian BUMN, serta para pejabat lainnya.

“Dengan kondisi geografis Papua, transportasi udara merupakan moda krusial bagi masyarakat Papua. Sehingga program modernisasi layanan navigasi penerbangan ini kami luncurkan demi meningkatkan konektivitas udara pada 109 Bandara Papua. Harapannya melalui program ini, konektivitas udara di wilayah Papua meningkat sehingga turut menunjang pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Papua,” ujar Menteri Badan Usaha Milik Negara, Rini Soemarno saat meresmikan modernisasi layanan navigasi penerbangan di Papua di Kantor AirNav Indonesia Cabang Sentani, Jumat (12/1/2018).

Direktur Utama AirNav Indonesia, Novie Riyanto menjelaskan, terdapat beberapa BUMN yang terlibat di dalam program modernisasi layanan navigasi penerbangan ini. AirNav Indonesia menggunakan ADS-B karya anak bangsa yang dikembangkan oleh BPPT yang diproduksi oleh PT INTI.

“Kami selalu menggunakan peralatan berstandar internasional yang telah disertifikasi. ADS-B ini telah tersertifikasi oleh Kementerian Perhubungan,” jelas Novie.

AirNav akan memasang ADS-B ini di tujuh lokasi di Papua. ADS-B ini akan ditempatkan di properti Bank Mandiri, BRI dan BNI. AirNav Indonesia terus berkomitmen untuk mendukung program prioritas pemerintah khususnya di sektor transportasi udara, salah satunya adalah peningkatan konektivitas, keselamatan dan efisiensi penerbangan di Papua.

‚ÄúProgram investasi telah kami luncurkan sejak 2015 lalu yaitu empat program senilai Rp.3,7 miliar kemudian meningkat pada tahun 2016 menjadi 12 program senilai Rp.85 miliar dan kembali meningkat pada tahun 2017 menjadi 72 program senilai Rp.138 miliar,” ungkap dia. (dai)

LEAVE A REPLY