Dua Bapaslon Kota Bekasi Ikuti Tes Psikologi Di Jakarta Pusat Hari Ini

IMG-453498-657878Jurnalpatrolinews – Bekasi,  Dua bakal pasangan calon (bapaslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi, pagi ini mengikuti tes psikologi yang telah di jadwalkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi, Sabtu (13/1).

“Dijadwalkan pagi ini pukul 07.00 WIB menjalani psikologi di psikologi, Jakarta Pusat. Hasil akhir akan digabung dengan tes jasmani dan narkoba yang dilaksanakan kemarin,” ujar Komisioner KPU Kota Bekasi, Kanti Prayoga.

Dia menambahkan, tes psikologi bakal paslon merupakan salah satu persyaratan yang diminta KPU nantinya akan diumumkan kepada publik.

Sebelumnya, pada Jumat (12/1) kemarin, kedua bakal paslon yakni Rahmat Effendi-Tri Adhianto Tjahyono dan Nur Supriyanto-Adhy Firdaus Saady telah menjalani tes kesehatan jasmani dan narkoba di rumah sakit yang sama, RSPAD Gatot Soebroto.

?Wali Kota Bekasi petahana, Rahmat Effendi, sempat mengeluhkan bagian uratnya saat menjalani tes kesehatan. “Ada urat-urat yang bermasalah,” ujarnya.

Namun, secara umum dia memastikan kesehatannya dalam kondisi baik dan tak bermasalah yang signifikan. Sementara itu, Tri Adhianto mengaku pelaksanaan tes kesehatan kemarin berjalan lancar. “Alhamdullilah lancar,” katanya.

Pasangan Rahmat dan Tri Adhianto ini didukung hampir semua partai, seperti Partai Golkar, PAN, Partai Demokrat, PPP, Hanura, PKB dan terakhir menyusul PDI Perjuangan, dengan total 37 kursi di DPRD Kota Bekasi. Bahkan, Partai NasDem dan PKPI yang belum memiliki kursi DPRD Kota Bekasi, juga terang-terangan bergabung dengan petahana.

Sedangkan, bakal paslon Nur Supriyanto-Adhy Firdaus Saady yang diusung PKS dan Gerindra juga mengaku tidak ada kendala saat menjalani tes kesehatan. “Berjalan lancar, tidak terkendala dengan kesehatan saya,” ujar Nur Supriyanto.

Kanti Prayoga menambahkan, ada 15 rangkaian tes kesehatan yang wajib dilalui? kedua pasangan ini. Nantinya, hasil tes kesehatan dan psikologi akan dilaporkan ke KPU Jawa Barat dan KPU Pusat.

Salah satu persyaratan lainnya yang mesti dipenuhi adalah, KPU Kota Bekasi meminta tanggapan masyarakat atas persyaratan pencalonan dan syarat bakal paslon.

“Kami meminta tanggapan kepada masyarakat, ?manakala ada persyaratan bakal pasangan calon yang salah. Silakan dikoreksi, dengan alasan yang jelas dan mencantumkan nama lengkap, kirim langsung ke KPU Kota Bekasi atau melalui surat elektronik,” sambung Kanti Prayoga.

Batas akhir tanggapan masyarakat dibuka mulai 10-16 Januari 2016 mendatang. ?”Hasil tes kesehatan jasmani, narkoba, serta pskilogi akan diumumkan bersamaan dengan tanggapan dari masyarakat atas persyaratan pencalonan dan syarat bakal calon wali kota dan wakil wali kota,” katanya. (**)

LEAVE A REPLY