Memanas, PDIP dan Gerindra Saling Klaim Meraih Suara Terbanyak di Pilkada Jateng

684-ilustrasi_pilkada-718x452JurnalPatroliNews – Suhu politik di Kabupaten Brebes menjelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah (Jateng) tahun ini mulai memanas. Partai pengusung dari masing-masing pasangan calon saling mengklaim mampu meraih suara mutlak.

Jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) di kota bawang ini mencapai 1.5 juta orang dan menjadi terbanyak di Jawa Tengah, sehingga pemilih dari Brebes bisa juga menjadi penentu pemenang pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur pada 27 Juni 2018 mendatang.

Paslon Gubernur Ganjar Pranowo dan Wakil Gubernur Taj Yasin (Gus Yasin) yang akan head to head dengan paslon Sudirman Said dan Ida Fauziah diprediksi akan bersaing ketat untuk mendulang suara.

Disisi lain, Sudirman Said yang merupakan putra asli Brebes tentu tidak akan tinggal diam dan akan berusaha sekuat tenaga untuk meyakinkan warga jika dirinya pantas menjadi Gubernur Jateng selanjutnya. Sedangkan partai berlambang banteng moncong putih itu sudah menjadi raja di Brebes dalam empat pilkada belakangan.

Ketua DPC PDIP Kabupaten Brebes Indra Kusuma dan Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Brebes Umar Utoyo, saling sindir dan mengklaim paslon mereka akan meraih hasil positif untuk memenangkan Pilkada Jateng.

Indra Kusuma menyatakan, siap memenangkan Ganjar-Gus Yasin.

“Kita targetkan menyumbang 71 persen suara atau mencapai satu juta pemilih di Kabupaten Brebes. Karena PDIP di sini udah empat kali menang Pilkada Bupati berturut-turut. Saya optimis target itu bisa tercapai,” ucap Indra, Jumat 12 Januari 2018.

Ia menyatakan, target suara itu lebih tinggi dibanding perolehan suara PDIP Brebes saat Pemilihan Bupati (Pibup) Brebes sebesar 67 persen, yang dimenangkan paslon dari partai berlambang kepala banteng tersebut.

Mantan Bupati Brebes itu menegaskan, target perolehan suara bagi Ganjar-Gus Yasin di Brebes itu dinilai realistis. Selain menjadi basis PDIP, para kader PDIP di Brebes saat ini juga semakin solid.

“Saya sudah serukan ke semua kader hingga tingkat ranting, semuanya agar gotong royong merapatkan barisan. Saya yakin kader PDIP mampu menang,” kata dia.

Dia juga yakin, kader PDIP tidak ada yang akan mbalelo atau mengkhianati keputusan partai dengan apapun alasannya.

“Semua kader kami solid. Saya yakin ini, jadi tidak perlu sanksi-sanksi karena semua sudah kompak. Kalau ada yang kampanye hitam, kami justru akan lawan dengan kampanye putih,” tegas Indra. (dai)

LEAVE A REPLY