Presiden Joko Widodo: 7 Juta Orang Bekerja Membangun Infrastruktur

jokowi-sebut-percuma-bangun-infrastruktur-tanpa-mengubah-pola-pikirJurnalPatroliNews JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengunggah video terbaru di YouTube yang menampilkan perjuangan pekerja infrastruktur dalam proyek pembangunan. Di video berdurasi 4 menit 33 detik itu, terlihat para pekerja dengan aktivitasnya.

Dia pun menuliskan jika saat ini ada 7 juta orang yang bekerja membangun infrastruktur di seluruh Indonesia.

“Ada tujuh juta orang kini bekerja membangun infrastruktur di seluruh penjuru Tanah Air. Di Kalimantan ada 24 proyek, di Sulawesi 27 proyek, di Maluku dan Papua 13 proyek, di Sumatera 61 proyek, dan di tempat-tempat lain. Mereka bekerja #MenujuIndonesia maju,” tulis Jokowi.

Dalam video tersebut, digambarkan bagaimana para pekerja mengerjakan sejumlah proyek infrastruktur di Indonesia.

Seorang pekerja bernama Amin (33) menceritakan pengalamannya bekerja di salah satu proyek pembangunan. Amin bercerita mulai dari keberangkatannya ke tempat kerja hingga berada di lokasi pekerjaan.

“Ya pertama dari rumah kan, ya siap-siap alat, apa yang perlu saya bawa, apa yang bawa, saya pakai. Abis itu ya paling saya kan kadang-kadang nebeng nih, pak, nyamper. Kadang-kadang dia nyamper, gitu,” kata Amin.

“Sampai (di lokasi). Biasa lah nunggu arahan dari komandan-komandan, dari atasan-atasan, kan ngasih instruksi kerja begini, begini, abis itu ya langsung turun ke lapangan pak, langsung kerja,” imbuhnya.

Jokowi dalam cuplikan dalam video menyebut jika percepatan pembangunan infrastruktur dibutuhkan Indonesia untuk mengejar ketertinggalan dengan negara lain dan menciptakan pertumbuhan ekonomi lebih tinggi.

Jokowi mengatakan, salah satu kunci persaingan adalah pada pembangunan infrastruktur. Mulai dari jalan tol, pelabuhan, bandara dan lainnya.

“Untuk mengejar ketertinggalan kita. Tapi semua infrastruktur yang dibutuhkan rakyat kita, tidak akan terbangun dengan sendiri, perlu ada kontribusi besar yang besar dan sumber daya manusia handal, terampil dan terlatih. Terutama kita ingin meningkatkan kualitas. Sebab itu kita bekerja pagi siang, untuk menyelesaikan ini agar bisa bersaing dengan negara lain,” tegas Jokowi. (dai)

LEAVE A REPLY