Gibas Cinta Damai Inisiasi Seni Jaipong Jadi Ikon Budaya Karawang

krwnJurnalPatroliNews-Karawang : Dalam rangka ngamumule budaya dan kesenian lokal khas Karawang, terutama kesenian Jaipongan, Ormas Gibas menyatakan siap mengawal para pelaku seni Jaipong untuk mendapatkan  haknya. Sebagai langkah awal, Gibas Resort Karawang menggagas pembentukan paguyuban seni jaipong, yang beranggotakan para ketua dan pengurus grup Jaipong yang ada di Kabupaten Karawang.

Dengan terbentuknya paguyuban seni jaipong, diharapkan seluruh aspirasi pelaku seni jaipong bisa tertampung untuk mendapatkan perhatian dari pemerintah khususnya Pemda Karawang, tegas Nurhasan, Sabtu (14/01).

Dia menambahkan, dengan perubahan paradigma yang dilakukan ormas Gibas Cinta Damai, saat ini pihaknya berusaha untuk lebih dekat dengan masyarakat.  Salah satunya dengan turut berperan aktif dalam melestarikan kesenian jaipong yang merupakan ciri khas masyarakat Karawang. Sehingga seluruh elemen masyarakat bisa saling menjaga kearifan lokal sebagai kebanggaan bersama.

“Para pelaku seni jaipong sangat merindukan wadah untuk mendengarkan keluh kesah mereka.  Mereka  memiliki harapan untuk bisa lebih maju dalam usaha melestarikan seni budaya.  Dan kami dari Gibas siap menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan aspirasi para pelaku seni tersebut,” tegasnya.

Sementara Ketua Paguyuban Seni Jaipong, yang baru terbentuk, Mukhlisin, mengatakan seharusnya pemerintah memberikan perhatian dan penghargaan tidak hanya sebatas piagam saja yang tdk bisa dimanfaatkan apapun.  Paguyuban tersebut nantinya bertugas untuk mengayomi para pelaku seni, selain sebagai pengemban asiprasi pelaku seni untuk segera diangkat legitimasinya.

“Kami berharap paguyuban ini dikukuhkan langsung oleh Pemda melalui Disbudpar Karawang. Kami para pelaku seni siap merubah nasib dan melaksanakan visi misi paguyuban,” terangnya.

Saat ini pihaknya mendesak Disbudpar Kabupaten Karawang melakukan langkah nyata melestarikan seni budaya.  Pihaknya yakin jika pelaku seni membutuhkan bantuan, maka setiap pengajuan atau proposal tentunya bisa direspon pemerintah. Jangan sampai anggaran tersebut turun tetapi tidak sampai kepada penerima atau malah disalahgunakan oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Sementara perwakilan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, melalui Kabid Pemasaran, Heri Paryono MM, mengapresiasi langakah Gibas yang sudah peduli terhadap kesenian Sunda, khususnya jaipongan di Karawang. Seni budaya harus dicontoh dan diterapkan dalam kehidupan.  Kebijakan pemerintah daerah, membuat konsep untuk bisa mengembangkan seni budaya lokal, karena Kabupaten Karawang sangat kaya dengan potensi seni dan budaya.

“Kami sangat merespon dan mengapresiasi langkah yg diilakukan Gibas. Hal ini dapat memprakarsai langkah pelestarian budaya. Sehingga bisa bersaing dengan seni dan budaya luar,” ungkapnya.

Lebih lanjut Heri mengatakan, secara pribadi siap mengakomodir keinginan dan aspirasi para pelaku seni.  Tetapi secara kedinasan diperlukan komunikasi dengan kepala dinas dan dewan kebudayaan.

“Memang sebelum tahun 2016 segala bentuk pengajuan pembinaan tidak bisa kami akomodir karena belum terbentuk aturan yang jelasnya.  Tetapi saat ini aturannya sudah ada tinggal pelaku seni berperan aktif untuk meminta perhatian pemerintah,” pungkasnya. (sep)

LEAVE A REPLY